ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN EKSPOR KAYU L APIS INDONES IA
Rujehan, Prof.Dr.Ir. H. Achmad Sumitro
1994 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dan mengkaji beberapa faktor yang mempengaruhi produksi dan ekspor kayu lapis Indonesia (dalam hal ini adalah Apkindo), dan sekaligus pula ingin mengetahui tingkat elastisitas masing-masing faktor. Berdasarkan tujuan di atas, alat analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah statistik (regresi berganda) dan analisis ekonomi (uji elastisitas) serta dilengkapi dengan uji klasik dalam analisis ekonometrika. Keterbatasan hasil penelitian yang didapatkan baik dari sisi produksi maupun sisi ekspor kayu lapis Indonesia, merupakan hambatan penaksiran arti (signifikansi) dalam memberikan gambaran yang sebenarnya di lapangan. Hasil penelitian dari sisi produksi menunjukkan bahwa harga rata-rata ekspor barang substitusi (kayu gergajian) dan suku bunga kredit modal masing-masing tidak berpengaruh terhadap volume produksi kayu lapis Indonesia. Biaya bahan baku "log", jumlah pabrik kayu lapis, dan harga rata-rata ekspor kayu lapis masing-masing berpengaruh sangat signifikan terhadap volume produksi komoditas yang bersangkutan. Dari hasil pengujian elastisitas rata-rata hanya biaya bahan baku ·· 1og·· yang tidak elast is, sedangkan kesemua faktor lainnya secara rata-rata elastis. Selanjutnya ditinjau dari sisi ekspor yang menunjukkan bahwa hanya nilai tukar ("exchange rate") mata uang asing terhadap mata uang rupiah yang tidak berpengaruh, sedangkan kesemua faktor lainnya seperti pendapatan ("GNP") per kapita negara-negara tujuan, harga ekspor barang substitusi (kayu gergajian) ke negara-negara tujuan, harga ekspor kayu lapis ke negara-negara tujuan, dan konsumsi domestik kayu lapis negara-negara tujuan masing-masing berpengaruh sangat signifikan terhadap volume ekspor kayu lapis Indonesia. Hasil penguJian elastisitas rata-rata terhadap masing-masing faktor yang ditampilkan kesenuanya menunjukkan sifat-sifat yang elastis. Implikasi kebijaksanaan dari hasil evaluasi memberi petunjuk kepada Apkindo dalam hal menetapkan besarnya produksi ekspor kayu lapis harus memperhitungkan laju perkembangan perekonomian negara-negara pengimpor kayu lapis dar i Indonesia.
This study has the objective of finding out what factors affecting plywood production and export of Indonesia (Apkindo in this case), and how elastic the factors are. For that purpose, statistical analysis using multiple regression, economic analysis using elasticity test, as well as classical econometrical analysis are used. The limited information that was obtained restricted the inference that can be made to what actually happened. Analysis of plywood production indicated that the price of lumber as plywood substitute and interest rate of capital loan did not have any effect on the volume of plywood production. The price of long as raw material of plywood industry, total number of existing plywood manufacturer, and the pricing of exported plywood significantly influenced volume of plywood production. From elasticity test, it was revealed that all of them, but log price, were elastic in nature. Analysis of plywood being exported showed that rupiah exchange rate had no significant effect on the volume of exported plywood. On the other hand, GNP per capita of the importing country, price of imported plywood as well as lumber as plywood substitute in the importing country, and its domestic consumption exerted a highly significant effect on the volume of exported plywood from Indonesia. Elasticity test showed that those factors were elastic. It implies that in formulating its policy, Apkindo has to consider the economic development of the country where the export is destined for.
Kata Kunci : Kayu Lapis Indonesia,Produksi Kayu Lapis,Ekspor Kayu Lapis