Pengaruh Edukasi Pasien yang akan Menjalani Operasi Bedah Jantung Terhadap Tingkat Kecemasan di Ruang Intensive Care unit RSUP Dr Sardjito
Ari Pusdiyanti, Dr. Sri Setiyarini, S.Kp., M.Kes. ; Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes
2023 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Edukasi sangat efektif digunakan untuk mengatasi kecemasan karena edukasi dapat meningkatkan pengetahuan pasien.Tujuan: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung terhadap kecemasan di Ruang Intensive Care Unit Bedah Jantung RSUP Dr Sardjito. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan sebelum dilakukan edukasi pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung terhadap kecemasan di Ruang Intensive Care Unit Bedah Jantung RSUP Dr Sardjito dan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan setelah dilakukan edukasi pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung terhadap kecemasan di Ruang Intensive Care Unit Bedah Jantung RSUP Dr Sardjito Metode: Rancangan penelitian ini adalah quasi experiment pre post test design without control group. Sampel penelitian ini adalah 30 orang pasien bedah jantung dengan kriteria dewasa yang berusia antara 18-70 tahun, pasien dalam kondisi sadar, dapat berkomunikasi dan bersedia menjadi responden penelitian. Alat yang digunakan untuk edukasi berupa booklet sedangkan instrumen penelitian ini adalah Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A) sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Shapiro Wilk. Hasil: Sebesar 63,4% pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung mengalami kecemasan berat. Sebanyak 16 orang (53,3%) pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung di RSUP Dr Sardjito pada usia lansia awal, berjenis kelamin perempuan, sudah menikah dan bekerja sebagai buruh, karyawan swasta dan sebagai ibu rumah tangga mengalami cemas berat. Setelah diberikan edukasi, 22 orang (73,3%) pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung merasakan cemas ringan. Kesimpulan: Edukasi pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung berpengaruh terhadap kecemasan pasien. Mayoritas pasien yang akan menjalani operasi bedah jantung mengalami kecemasan berat sebelum dilakukan edukasi. Namun, setelah dilakukan edukasi, kecemasan pasien menurun menjadi kecemasan ringan
Background: Education is very effective in dealing with anxiety because education can increase patient knowledge. Objective: To determine the effect of education on new patients on anxiety in preoperative patients in the Intensive Care Room of the Cardiac Surgery Unit of RSUP Dr. Sardjito. Education can increase patient knowledge about material related to disease and help them to be more active in self-care Method: The type of research used was a two-group observational study or a quasiexperimental pre-post test design without a control group. The sample of this study were 30 patients. The research instrument was the Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A). Data analysis was performed using Shapiro Wilk. Results: Based on the research that has been done, it was found that new preoperative cardiac surgery patients had severe anxiety before being given education, new preoperative cardiac surgery patients had mild anxiety after being given new patient education and education, 63.4% had an effect on anxiety levels in preoperative patients in the Intensive Care Room of the Cardiac Surgery Unit of RSUP Dr. Sardjito.
Kata Kunci : Edukasi, Kecemasan, Operasi Bedah Jantung, Booklet, Education, Anxiety, Cardiac Surgery, Booklet