Laporkan Masalah

HUBUNGAN USIA DENGAN KEBUTUHAN INFORMASI PADA PASIEN KANKER SEPANJANG RENTANG PERAWATAN DI POLIKLINIK KANKER TERPADU RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA

Lies Desy Wulandari, Haryani S.Kp.,M.Kes.,Ph.D;Suis Galischa Wati, S.Kep., Ns., M.Kep

2023 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Kejadian kanker terjadi hampir di seluruh dunia dan meningkat dari tahun ke tahun. Provinsi DI Yogyakarta mendapatkan peringkat tertinggi dalam kasus kanker dengan angka 4,86 per 1000 penduduk. Pasien kanker memerlukan kebutuhan informasi selama perjalanan penyakit serta bagaimana manajemennya. Semakin tinggi tingkat pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap informasi yang diperoleh maka semakin tinggi tingkat kesehatan yang dicapai oleh pasien. Penelitian tentang hubungan usia dengan kebutuhan informasi pada pasien kanker masih belum banyak dilakukan di Indonesia. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara usia dengan kebutuhan informasi pada pasien kanker sepanjang rentang perawatan di Poliklinik Kanker Terpadu RSUP Dr Sardjito Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian diambil dengan cara purposive sampling. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 272, yang terbagi dalam 3 kelompok, diagnosis (n=91), terapi (n=91) dan pasca terapi (n=90). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner demografi dan Cancer Patient Information Importance. Analisis data menggunakan uji Spearman-Rank. Hasil: Rerata usia responden fase diagnosis 47,3, fase terapi 47,66 dan fase pasca terapi 51,11. Kebutuhan informasi sepanjang perawatan baik pada fase diagnosis (p = 0,348, r = 0,100), fase terapi (p = 0,122, r = -0,163) maupun fase pasca terapi (p = 0,660, r = 0,047) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan usia (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara usia dengan kebutuhan informasi fase diagnosis, fase terapi maupun fase pasca terapi.

Latar Belakang: Kejadian kanker terjadi hampir di seluruh dunia dan meningkat dari tahun ke tahun. Provinsi DI Yogyakarta mendapatkan peringkat tertinggi dalam kasus kanker dengan angka 4,86 per 1000 penduduk. Pasien kanker memerlukan kebutuhan informasi selama perjalanan penyakit serta bagaimana manajemennya. Semakin tinggi tingkat pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap informasi yang diperoleh maka semakin tinggi tingkat kesehatan yang dicapai oleh pasien. Penelitian tentang hubungan usia dengan kebutuhan informasi pada pasien kanker masih belum banyak dilakukan di Indonesia. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara usia dengan kebutuhan informasi pada pasien kanker sepanjang rentang perawatan di Poliklinik Kanker Terpadu RSUP Dr Sardjito Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian diambil dengan cara purposive sampling. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 272, yang terbagi dalam 3 kelompok, diagnosis (n=91), terapi (n=91) dan pasca terapi (n=90). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner demografi dan Cancer Patient Information Importance. Analisis data menggunakan uji Spearman-Rank. Hasil: Rerata usia responden fase diagnosis 47,3, fase terapi 47,66 dan fase pasca terapi 51,11. Kebutuhan informasi sepanjang perawatan baik pada fase diagnosis (p = 0,348, r = 0,100), fase terapi (p = 0,122, r = -0,163) maupun fase pasca terapi (p = 0,660, r = 0,047) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan usia (p>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara usia dengan kebutuhan informasi fase diagnosis, fase terapi maupun fase pasca terapi.

Kata Kunci : Age, Cancer, Information Needs,: Usia, Kanker, Kebutuhan Informasi

  1. S1-2023-475309-abstract.pdf  
  2. S1-2023-475309-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-475309-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-475309-title.pdf