Time-Kill Assay Ekstrak Daun Eukaliptus (Eucalyptus globulus) terhadap Bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175
NAJMIA SALSABILA, drg. Heni Susilowati, M.Kes., Ph.D.; Prof Dr. drg. Regina TC. Tandelilin, M.Sc.
2023 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN GIGIStreptococcus mutans ATCC 25175 merupakan salah satu bakteri yang sering ditemukan pada rongga mulut. Streptococcus mutans adalah bahan utama penyebab karies gigi. Daun eukaliptus (Eucalyptus globulus) mempunyai senyawa penyusun utama sebagai antibakteri yaitu 1,8-sineol atau eucalyptol, serta kandungan aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, glikosida dan alkaloid yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun E. globulus pada time-kill assay bakteri S. mutans ATCC 25175. Time-kill assay dilakukan dengan mencampurkan suspensi bakteri S. mutans dengan kelompok uji ekstrak daun E. globulus dan PBS (phosphate-buffered saline). Suspensi bakteri yang telah diberi perlakuan tersebut kemudian diinokulasikan pada Brain Heart Infusion Agar setelah inkubasi selama 2, 3, dan 4 jam dengan jumlah sampel masing-masing 3 buah. Kultur bakteri tersebut diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu 37°C kemudian dilakukan perhitungan jumlah koloni bakteri S. mutans. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Kruskall-Wallis dan Post-Hoc Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan jumlah koloni yang tumbuh pada kelompok uji antar waktu perlakuan. Jumlah koloni bakteri pada kelompok ekstrak daun E. globulus menurun seiring bertambahnya waktu. Hal ini membuktikan bahwa ekstrak daun E. globulus dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. mutans ATCC 25175 berdasarkan time-kill assay dan daya antibakteri ekstrak meningkat setelah 2 jam paparan terhadap bakteri.
Streptococcus mutans ATCC 25175 is one of the bacteria that is often found in the oral cavity. This bacterium is the main agent cause of dental caries. Eucalyptus leaves (Eucalyptus globulus) have a main component as an antibacterial, namely 1,8-cineol or eucalyptol, as well as active ingredients such as flavonoids, tannins, saponins, terpenoids, glycosides and alkaloids which play a role in inhibiting bacterial growth. The purpose of this study was to determine the effect of E. globulus leaf extract on the time-kill assay of S. mutans ATCC 25175. Time-kill assay was carried out by mixing the bacterial suspension of S. mutans with the test group of E. globulus leaf extract and PBS (phosphate-buffered saline). The treated bacterial suspension was then inoculated on Brain Heart Infusion Agar after incubation for 2, 3, and 4 hours with 3 samples each treatment. The bacterial culture was incubated for 24-48 hours at 37°C then the number of S. mutans bacterial colonies was counted. The research data were analyzed using the Kruskall-Wallis and Post-Hoc Mann-Whitney tests showing that there was a significant difference in the number of colonies growing in the test groups between treatment times. The number of bacterial colonies in the E. globulus leaf extract group decreased with increasing time. This proves that E. globulus leaf extract can inhibit the growth of S. mutans ATCC 25175 at a certain time based on time-kill assay and the antibacterial activity of the extract increases after 2 hours of exposure to the bacteria.
Kata Kunci : Kata Kunci: Streptococcus mutans, ekstrak daun E. globulus, time-kill assay