Studi Hutan Rakyat Swadaya dan Wawasan kelestariannya :: Studi Kasus di Desa Sonorejo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang
Agus Suhaksa, Dr.Ir. Moch. Sambas Sn., M.Sc
1995 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan
Hut.an rakyat merupakan bentuk hutan kemasyarakatan yang berisi kegiatan
menanam pohon-pohonan yang biasanya dikombinasikan dengan usaha tani lainnya.
Potensi hut.an rakyat yang diukur berdasarkan indikator kerapatan tanaman, volume
pohon (actual swnding stock) dan keanekaragaman jenis diduga clipengaruhi oleh faktor
fisik lapangan dan sosial ekonomi masyarakat. Wawasan masyarakat atau pandangan
petani mengenai kelestarian sebagai suatu pengetahuan yang diwujudkan dalam hutan
rakyat yang tetap terjaga dan dapat memberi hasil secara terns menerus, juga menjadi
kelengkapan studi inj.
Pengukuran potensi hutan rakyat tersehut dilakukan dengan cara mengukur
Jang.sung sedangkan wawasan masyarakat diukur dengan cara memberikan kuisioner
kepada 60 kepala keluarga (responden) yang melakukan usaha tani hutan rakyat di
lahan miliknya. Untuk analisis statistik studi hutan rakyat dipakai metode regresi
berganda sedangkan untuk analisis wawasan masyarakat digunakan tabulasi silang
dengan uji chi-kuadrat (X?), uji kontingensi dan besarnya assosiasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan tanaman dipengaruhi oleh
jumlah anggota keluarga, volume pohon dipengaruhi oleh luas pemilikan lahan dan
jumlah anggota keluarga, sedangkan keanekaragaman jenis tanaman dipengaruhi
oleh banyaknya macam pemanfaatan basil dan jumlah konsumsi kayu bakar. Hasil
tabulasi silang menunjukkan a
Kata Kunci : Ilmu Kehutanan,Hutan Rakyat Swadaya,Pelestarian Hutan