Laporkan Masalah

Analisis Akuntabilitas dalam Sistem Tata Kelola Pondok Pesantren (Studi Kasus pada Pondok Pesantren di Pulau Lombok)

Baiq Krisnina Maharani Putri, Dian Kartika Rahajeng, S.E., M.Sc., Ph.D.

2023 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Tujuan - Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisis makna akuntabilitas dan praktik akuntabilitas di dalam pondok pesantren beserta memahami dan menganalisis pandangan pemangku kepentingan pondok pesantren tentang praktik akuntabilitas yang ada saat ini dan praktik akuntabilitas seperti apa yang diinginkan oleh pemangku kepentingan pondok pesantren. Metode Penelitian - Penelitian ini menggunakan metode peneltian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga pondok pesantren di Pulau Lombok dengan latar belakang organisasi keagamaan yang berbeda yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Nahdlatul Wathan (NW), dan Muhammadiyah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan - Temuan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa setiap pondok memaknai dan melakukan praktik akuntabilitas yang berbeda-beda. Praktik akuntabilitas yang dilakukan sesuai dengan cara yang diyakini oleh setiap pondok pesantren. Akuntabilitas keuangan yang dilakukan pondok pesantren juga tergantung dari siapa pemangku kepentingannya dan belum didasari pada Pedoman Akuntansi Pesantren. Para pemangku kepentingan pondok pesantren merasa bahwa praktik yang ada saat ini sudah sesuai dengan yang mereka inginkan meskipun ada beberapa harapan perbaikan kedepannya seperti administrasi yang lebih baik dan penggunaan Pedoman Akuntansi Pesantren. Orisinalitas - Penelitian ini tidak hanya menganalisis praktik akuntabilitas pondok pesantren tetapi juga menganalisis pendapat dari pemangku kepentingan pondok pesantren tentang praktik yang ada saat ini dan praktik akuntabilitas seperti apa yang mereka inginkan.

Objectives - The aim of this study is to understand and analyze the meaning of accountability and accountability practices within Islamic boarding schools as well as understand and analyze the views of Islamic boarding school stakeholders on existing accountability practices and what kind of accountability practices are desired by Islamic boarding school stakeholders. Research Methods - This study used a qualitative research method with a case study approach at three Islamic boarding schools on Lombok Island with different religious organizational backgrounds, namely Nahdlatul Ulama (NU), Nahdlatul Wathan (NW), and Muhammadiyah. Data collection was done by interviews, observation and documentation. Findings - The findings from this study conclude that each Islamic boarding school interprets and practices accountability differently. Accountability practices are carried out in accordance with the way that is believed by every Islamic boarding school. Financial accountability carried out by Islamic boarding schools also depends on who the stakeholders are and has not been based on the Islamic Boarding School Accounting Guidelines. Pondok pesantren stakeholders feel that the current practice is in accordance with what they want although there are some hopes for future improvements such as better administration and the use of Islamic Boarding School Accounting Guidelines. Originality - This research does not only analyze the accountability practices of Islamic boarding schools but also analyzes the opinions of pesantren stakeholders about the current practices and what kind of accountability practices they want.

Kata Kunci : Akuntabilitas, Pondok Pesantren, Pemangku Kepentingan

  1. S2-2023-485386-abstract.pdf  
  2. S2-2023-485386-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-485386-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-485386-title.pdf