POLA PERILAKU RUSA JAWA (Cervus timorensis russa Mul. & Schl.) DI BEBERAPA PENANGKARAN MILIK PERUM PERHUTANI
Hari Palguna, Dr.Ir. Djuwantoko, M.Sc
1998 | Tesis | S2 Ilmu KehutananHari Palguna. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Februari I 998. Pola Perilaku Rusa Jawa (Cervus timorensis russa Mul. & Sehl.) Di Beberapa Penangkaran Milik Perum Perhutani. Rusa jawa (Cervus timorensis russa Mui. & Sehl.) merupakan salah satu satwa yang dilindungi Undang-Undang di Republik Indonesia yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan boleh dibudidayakan. Namun demikian hasil penelitian, pengalaman dan kegiatan penangkaran (eksitu) belum banyak tersedia dan oleh karena itu diperlukan pengayaan, antara lain melalui penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksitu: 1. Pola perilaku rusa jawa dalam kawasan penangkaran di tiga lokasi, 2. Produktivitas, jurnlah individu dan struktur populasi rusa jawa dalam penangkaran. 3. Ketersediaan pakan , hasil analisis vegetasi dan daya dukung dalam kawasan penangkaran. Penelitian dilakukan di tiga lokasi penangkaran yaitu Wana Wisata Waluya Karangkates Malang, Wana Wisata Monumen Suryo Ngawi, dan Wana Wisata Ranca Upas Bandung, mengamati beberapa ha! yang meliputi: 1. Pengukuran dan pencatatan luas kawasan penangkaran, tempat berteduh, dan analisis vegetasi. 2. Analisis pakan yang meliputi ketersediaan, palatabilitas, dan nilai gizinya. 3. Pencatatan jurnlah individu dan struktur populasi setiap kali pengamatan. 4. Pola perilaku rusa jawa dengan metode Focal Animal Sampling terhadap 5 unit sampel rusa jawa di setiap lokasi penelitian, masing-masing pola perilaku dengan frekuensi ingestif, gerak, istirahat, dan eliminasi dengan interval waktu antara pukul 05.30-17.30 WIB. Data yang diperoleh dianalisis deskriptif, grafik, dan statistik. Analisis statistik menggunakan multivariat berfaktor dan regresi linier berganda. Luas kawasan penangkaran, tempat berteduh, basil analisis vegetasi, dan pakan yang meliputi ketersediaan, jumlah jenis, nilai gizi di tiga lokasi penangkaran berbeda secara nyata. Ketersediaan pakan yang terbanyak terdapat di Wana Wisata Ranca Upas Bandung 574,57 kg sedang Wana Wisata Monumen Suryo Ngawi 116,29 kg, dan Wana Wisata Waluya Karangkates 86,44 kg. Jumlah individu dan struktur populasi rusa jawa di tiga lokasi berbeda nyata, jumlah individu rusa jawa di Wana Wisata Ranca Upas Bandung 40 ekor, Wana Wisata Waluya Karangkates 33 ekor dan Wana Wisata Monumen Suryo Ngawi 13 ekor. Produktivitas rusa jawa berturut-turut dari yang tinggi di Wana Wisata Waluya Karangkates 66 %, Wana Wisata Monumen Suryo Ngawi 60 % dan Wana Wisata Ranca Upas Bandung 41 %. Pola perilaku rusa jawa di tiga lokasi penangkaran berbeda terutama pada frekuensi ingestif, gerak, dan eliminasi dengan signifikasi 95 %. Pola perilaku rusa jawa di tiga kawasan penangkaran terutama yang berhubungan dengan luas kawasan, ketersediaan pakan, dan jumlah individu populasi berbeda nyata pada taraf 95 %, berturut-turut mempunyai koefisien determinasi terhadap frekuensi ingestif 41,56 %, frekuensi gerak 64,63 %, dan
Kata Kunci : Perilaku Rusa Jawa,Ekologi Hewan