Laporkan Masalah

PENGARUH CARA PENGAWETAN DI lNDUSTRI PERUM PERUMNAS SEMARANG DAN PENGAWETAN STANDAR TERHADAP KEAWETAN DAN KEKUATAN KAYU BANGUNAN

Taman Alex, Dr.Ir. H. Soetjipto A.H

2000 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Penelitian Pengaruh Cara Pengawetan di lndustri Perum Perumnas Semarang dan Pengawetan Standar T erhadap Keawetan dan Kekuatan kayu bangunan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efek darl pengawetan terhadap keawetan atau ketahanan dari serangan rayap kayu kering dan kekuatan kayu bangunan. Penelitian ini dipilih dan dilakukan karena Perum Perumnas banyak membangun Rumah Sederhana (RS) dan Rumah Sangat Sederhana (RSS) di wilayah Jawa Tengah dengan bahan kayu bangunan yang telah diawetkan dari industri tersebut. Metode penelitian ini terdiri dari tiga kali percobaan yaitu percobaan I perlakuan pengawetan kayu di Perum Perumnas Semarang dengan larutan lmpralit CKB konsentrasi 1,3%, percobaan II adalah perlakuan pengawetan kayu di laboratorium F akultas Kehutanan UGM dengan larutan lmpralit CKB konsentrasi 2% dan 3%, dan percobaan Ill adalah perlakuan tekanan sebesar 10 atmosfir selama 2 jam, yang dikerjakan di laboratorium P3HH Bogor. Pengujian keawetan dilakukan pada ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1,5 cm yang diberi serangan rayap kayu kering. Data keawetan yang diperoleh adalah mortalitas rayap. Uji kekuatan digunakan ukuran sampel 5 cm x 1 O cm x 150 cm dan 5 cm x 1 O cm x 20 cm dengan menggunakan alat mesin penguji kayu (Universal Testing Machine). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengawetan kayu dengan larutan impralit CKB pada konsentrasi 1,3% yang dilakukan oleh Perurn Perumnas Semarang tidak efektif untuk menahan serangan rayap kayu kering, tetapi kekuatannya tidak mengalami penurunan. Pada percobaan II dengan konsentrasi larutan impralit CKB 3% sangat efektif untuk menahan serangan rayap kayu kering yang terbukti menghasilkan nilai mortalitas rayap sebesar 100%. Percobaan perlakuan tekanan sebesar 1 O atmosfir selama 2 jam tidak menurunkan kekuatan kayu.

The study on the effect of timber preservation done by the industrial plant of Perum Perumnas Semarang and the standard preservation technique was to observe the effect of preservation process upon wood durability and the resistancy against dry wood termite attack. The study was chosen because Perum Perumnas built a lot of simpla and very simple house buildings in Central Java using preservated building materials. The study consisted of three parts. The first one was wood preservation at Perum Perumnas Semarang using concentration of 1,3% impralit CKB. The second was preserving wood at laboratory of Forestry Faculty, Gadjah Mada University using concentration of 2% and 3% impralit CKB. The third was preservation treatment at 1 0 atmosphere gauge pressure for 2 hours at Laboratory of P3HH Bogar. Durability test was done on the preservated samples of 5 cm x 5 cm x 1,5 cm against dry wood termite attack. The strength of preservated samples of 5 cm x 10 cm x 150 cm and 5 cm x 10 cm x 20 cm were tested using universal testing machine. The result showed that concentration of 1,3% lmpralit CKB used at Perum Perumnas Semarang was not effective to inhibit dry wood termite attack, but the process did not affect the strength of wood. Treatment using 3 % concentration was quite effective with 100% mortality of termites; 1 O atmosphere pressure gauge for 2 hours didn't affect the wood strength.

Kata Kunci : Pengawetan Kayu

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf