Laporkan Masalah

STUDI KELAYAKAN TINGKAT PENGHASILAN PEKERJA DI PERUSAHAAN TEMPE "MURNI " YOGYAKARTA

MAWARI RATNA SARI, Ir. AM. Madyana, SU; Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE.

1993 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Penelitian ini mengkaji kelayakan tingkat upah pekerja atas dasar Kebutuhan Fisik Minimum (KFM)dengan menggunakan Analisis Hirarki sebagai pendekatan untuk mengetahui berapa besar kontribusi upah terhadap tingkat kepentingan elemen KFM. Hasil yang diperoleh bahwa faktor kebutuhan makanan mempunyai prioritas tertinggi,yaitu 0,7509', sedangkan kebutuhan bukan makanan: 0,2401. Ini berarti bahwa upah yang diterima pekerja 75 % digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan.Kelayakan tingkat upah dalam penelitian ini adalah membandingkan antara upah aktual dengan KFM. Apabila upah aktual lebih besar dari KFM, maka upah tersebut dapat dikatakan layak, sebaliknya bila upah aktual lebih kecil dari KFM maka upah tersebut belum Iayak. Oleh karena itu perlu dievaluasi ketidaklayakannya dengan mengukur tingkat produktivitas kerja.Perhitungan upah berdasarkan produktivitas kerja adalah upah aktual dikalikan 100 % per prosentase produktif. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa upah aktual pekerja umumnya sudah memadai untuk memenuhi KFH pekerja. Tetapi ada bagian yang upah aktualnya belum layak yakni pada bagian pembungkusan. Hal ini perlu adanya kenaikan upah. Kenaikan upah yang disarankan adalah dengan menaikkan satuan upah per kg dari Rp 1,00/kg menjadi Rp 1,03/kg.

-

Kata Kunci : Studi Kelayakan, Penghasilan, Tempe "Murni", Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.