STUDI KESESUAIAN LAHAN UNTUK PENGEMBANGAN RUSA TIMOR (Cervus timorensi,) DI TAMAN NASIONAL BALURAN JAWA TIMUR
Bayu Sakti Aji, Dr.Ir. Djuwantoko, MSc
2001 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPengkajian tentang evaluasi lahan untuk pengembangan rusa timor ( Cervus timorensis) di Tarnan Nasional Baluran Jawa Timur di laksanakan dari bulan Februari sampai dengan April 2001. Tujuan penelirian ini adalah untuk mencari kesesuaian lahan hutan dan potensisnya untuk pengembangan rusa. Metode yang dipakai adalah metode Evaluasi Laban dari F AO ( 1976) dimana kualitas lahan dari masing-masing lahan dibandingkan dengan persyaratan hidup rusa dengan mendasarkan pada kriteria kesesuaiaan lahan. Pengumpulan data dilakukan meliputi tanah, topograafi, vegetasi dan iklim. Disamping itu juga komponen habitat hidup rusa yang meliputi pakan, air, ruang gerak dan perlindungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 55 unit lahan dengan kualitas dan habitat yang berbeda-beda. Klasifikasi kesesuaian lahan didapatkan 4 golongan yaitu: kelas sangat sesuai (S 1) dengan luas 4009 ha, kelas kesesuaian seclang (S2) : 10136 ha, kelas marginal (S3) : 9690 ha dan kelas tidak sesuai untuk pengembangan rusa (N) dengan luas 1169 ha. Kelas S 1 sangat baik untuk pengembangan rusa karena habitatnya mencukupi untuk kebutuhan hidup rusa, sedangkan S3 tidak sesuai untuk pengembangan rusa karena banyak faktor sebagai pembatas yaitu berupa pakan, air, ruang gerak dan perlindungan yang ridak tercukupi.
Land evaluation study for deer (Cervus timorensis) was conducted during tree month from from February to April 200lin Baluran National Park of East Jawa. Objective of the study were to evaluate the land suitability for deer development. The method employed was the frame work ofland evaluation proposed by F AO ( 197 6) in which the land qualities of land unit and the requirement of deer was iterated with respect to land suitability classification Result of the study stated that the area of Baluran National Park was 25.000 ha and classified into 55 land mapping units. Every land unit has a ????ifferent areas, land qualities and characteristics. Based on the land suitability classification, there are four categories i.e highly suitable (S 1), moderately suitable (S2), marginally suitable (S 3) and not suitable (N). The area were 4009 ha for S 1, 10136 ha for S2, 9690 ha for S3 and 1169 ha for N, respectively. The best area for deer development was S l due to no limitation and the worst was S3 due to many limitations of food, water, space and protection. The moderate suitability for deer was S2 because there was no dringking water only while food, space and protection were available.
Kata Kunci : Hutan,Habitat Rusa Timor,Taman Nasional Baluran,Habitat Rusa