Laporkan Masalah

ANALISIS PERMINTAAN JASA REKREASI BEBERAPA HUTAN WISATA PANTAI DI PERUM PERHUTANI UNIT II JAWA TIMUR

Hengki Herwanto, Prof.Dr.Ir. H.Achmad Soemitro

2001 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi yang menyangkut segmen pasar, permintaan rekreasi, nilai manfaat, dan faktor-faktor individu yang berpengaruh terhadap tingkat kunjungan. Objek penelitian di hutan wisata pantai Watu Ulo Jember, Grajagan Banyuwangi, Sendang Biru Malang, dan Pasir Putih Bondowoso. Permintaan dan nilai manfaat jasa rekreasi didekati dengan metode biaya pejalanan (turvel cost method) dan perluasannya, merupakan metode penilaian secara tidak langsung dengan menggunakan total biaya perjalanan sebagai sebagai proksi harga sekaligus mengetahui kesediaan membayar (willingness to pay) . Penerapan metode ini didasarkan pada karakteristik jasa rekreasi sebagai barang milik mum (public goods) yang mempakan sumber kegagalan pasar (market failure). Untuk mengetahui Faktor-faktor individu yang berpengaruh digunakan analisis regresi berganda. Konsumen produk jasa rekreasi ini didominasi oleh remaja. Nilai penerimaan pengelola sebesar 3,2 % - 7,5 % dari nilai manfaatl nilai ekonomi, selebihnya sebagai surplus konsumen. Pengelola dapat meningkatkan penerimaan dengan meningkatkan harga karcis yang saat ini hanya mencakup 2,13 % - 4,97% dari total biaya pejalanan. Harga karcis yang optimal sebesar Rp 8.000,- di Watu Ulo, Rp 25.000,- di Sendang Biru, dan Rp 40.000,- di Pasir Putih. Kebijakan menaikkan harga karcis harus dibarengai dengan peningkatan daya saing produk baik atraksi wisata, aksesibilitas, dan amenitas. Pendapatan pengelola dapat ditingkatkan juga melalui deskriminasi harga. Faktor-faktor individu yang berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kunjungan adalah biaya pejalanan, tingkat pendapatan konsumen, jumlah tanggungan keluarga, jenis kelamin, dan status kawin. Tingkat pendapatan konsumen bisa berkorelasi postip maupun negatip terhadap tingkat kunjungan

The objective of this research are to know the informations that related with market segmen, demand for recreation, benefits value, and individual factors that affect to the visit rate. The research objects are at Watu Ulo beach tourism forest Jember, Grajagan Banyuwangi, Sendang Biru Malang and Pasir Putih Bondowoso. Demand and Benefit value of recreation services are researched with travel cost method and it derivation, this method is indirectly valuation method using total travel costs as a aprouch of price also to know the willingness to pay. The implementation of this method is base on recreation services charateristics as a public goods that become a resources of market failure. Individual factors that influenced are researced using multiple regression method. This recreation services product consumer are dominated by Teens. Management revenues about 3,2% - 73% from the 'benefit/ economic value, and more of it as a consumer surplus. Mangement can increase revenue by increasing the ticket price, right now the ticket price just 2,13% - 4,97% of total travel cost. The optimal ticket price is Rp. 8000 at Watu Ulo, Rp. 25.000 at Sendang Biru, and Rp. 40.000 at Pasir Putih. Policy to increase ticket price have to be followed with the increase of product competitive ability include tourism atraction, accessibility, ax@ amenity. Management revenue also can be increase with price descrimination. Individual factors that affect significantly to the visit rate are travel cost, consumer income rate, number of family, sex, and marital status. Consumer income rate could be positively or negatively correlated with visit rate income.

Kata Kunci : Hutan Wisata Pantai

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf