Laporkan Masalah

Pengalaman Hubungan Romantis pada Individu Perempuan yang memiliki Pengalaman Pengasuhan Sulit di Masa Anak: Analisis Fenomenologi

ZAHWA ISLAMI, Diana Setiyawati, S. Psi., MHSc, Ph.D., Psikolog

2023 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

Pengalaman pengasuhan sulit di masa kanak-kanak berdampak pada bagaimana individu berelasi di masa dewasa dalam pernikahan, yang polanya cenderung stabil berdasarkan konsep teori pola kelekatan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana individu dewasa dengan pengalaman sulit semasa kanak-kanak memaknai relasi romantisnya dalam pernikahan. Partisipan terdiri dari 5 perempuan berusia antara 26-31 tahun yang memenuhi skor parah pada bentuk kekerasan dan/atau pengabaian emosional pada Childhood Trauma Questionnaire (CTQ). Hasil wawancara dianalisis dengan metodologi Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil temuan terdiri dari empat tema. 'Kelekatan tidak aman' yang dimaknai sebelum relasi pernikahan dan mengalami transformasi dalam 'Pendefinisian ulang relasi romantis' yang besar dipengaruhi oleh dukungan sosial. Definisi baru tersebut melatarbelakangi 'Penyesuaian diri dalam relasi romantis' sebagai usaha mencapai 'Ekspektasi terhadap relasi romantis yang sehat'. Kesimpulan penelitian ini menggarisbawahi pentingnya wawasan dari lingkungan sosial yang mendorong perubahan pemaknaan serta pola relasi romantis pernikahan adaptif pada individu dengan pengalaman pengasuhan sulit semasa kanak-kanak.

Adverse childhood experiences in an individual's upbringing impacts how they relate during adulthood in marriage, with patterns that are relatively stable based on the concept of attachment theory. This qualitative research aims to explore how adults with adverse childhood experiences interpret their romantic relationships in marriage. The participants consist of five women with ages ranging between 26-31 that scored in the severe category on forms of emotional abuse and/or emotional neglect in the Childhood Trauma Questionnaire (CTQ). Interview results were analyzed through the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) methodology. The findings consist of four themes. 'Insecure attachment' is perceived before marital relations and is transformed in 'Redefinition of romantic relations', which is largely affected by social support. This new definition is the background of 'Self-adjustment in romantic relations' as a means to reach 'Expectation regarding healthy romantic relations'. The conclusion of this research underlines the importance of insight from the social environment that encourages changes in interpretation as well as an adaptive pattern in romantic marriage relations for individuals with adverse childhood experiences in an individual's upbringing.

Kata Kunci : Pengalaman Sulit di Masa Anak, Kelekatan, Hubungan Romantis, Pernikahan

  1. S2-2023-466757-abstract.pdf  
  2. S2-2023-466757-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-466757-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-466757-title.pdf