Laporkan Masalah

Analisis Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam Pengawasan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (Studi Kasus pada Inspektorat Kabupaten Magelang)

FITRIA NUR HIDAYAH, Aviandi Okta Maulana, SE., M.Acc., Ak.,C.A., Ph.D.

2023 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Inspektorat Kabupaten Magelang dalam menjalankan pengawasan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam secara semi-terstruktur kepada Inspektorat dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat dalam pengawasan serta penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Penelitian ini menunjukkan bahwa Inspektorat Kabupaten Magelang telah mengambil peran pengawasan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional melalui kegiatan assurance dan consulting. Pengawasan Inspektorat Kabupaten Magelang memberikan keyakinan terbatas bahwa usulan penggunaan belanja tidak terduga (BTT) sesuai dengan peruntukan penanganan Covid-19 dan dilaksanakan secara efisien. Inspektorat juga memberikan jaminan keyakinan atas kepatuhan pelaksanaan vaksinasi, kepatuhan pengadaan barang dan jasa, ketepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat dan hibah pariwisata dari pemerintah pusat dan memberikan pendampingan yang berorientasi pada pencegahan. Berdasarkan perspektif organizational role theory, Inspektorat Kabupaten Magelang cukup adaptif untuk merespon peran yang diberikan terkait pengawasan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Namun, dalam pelaksanaan peran tersebut Inspektorat mengalami tekanan peran yang timbul dari konflik peran (role conflict) dan kelebihan peran (role overload). Konflik peran (role conflict) muncul dari perbedaan ekspektasi peran antara Inspektorat dan organisasi perangkat daerah (OPD) bahwa Inspektorat digunakan sebagai tameng atau tempat berlindung OPD jika ditemukan kesalahan. Kelebihan peran (role overload) yang dialami Inspektorat disebabkan peningkatan beban kerja Inspektorat selama pandemi yang tidak didukung dengan jumlah auditor, waktu, dan anggaran yang memadai.

This study aims to analyze the role of the Magelang District Inspectorate in supervising the handling of Covid-19 and national economic recovery. The research was conducted by using qualitative methods with a case study approach. The data collection technique used was semi-structured in-depth interviews with the Inspectorate and regional apparatus organizations involved in supervising and handling Covid-19 and national economic recovery. This research shows that the Magelang District Inspectorate has taken the role of monitoring Covid-19 and national economic recovery through assurance and consulting activities. The supervision of the Magelang Regency Inspectorate provided limited assurance that the proposed use of unexpected expenditure was in accordance with the designation for handling Covid-19 and was carried out efficiently. The Inspectorate also provided assurance for the compliance of vaccination implementations, compliance of procurement of goods and services, accuracy in distributing aid to the community and central government tourism grants, and provides assistance that prevention-oriented. Based on the perspective of organizational role theory, the Magelang District Inspectorate is quite adaptive in responding to the role assigned to it regarding the supervision of the handling of Covid-19 and economic recovery. However, in carrying out this role, the Inspectorate experienced role pressure arising from role conflicts and role overloads. Role conflict arose from differences in role expectations between the Inspectorate and regional apparatus organizations that Inspectorate was used as a shield or protector by the OPD when mistakes were found. The role overloads experienced by the Inspectorate was caused by an increase in the Inspectorate's workload during the pandemic which was not supported by an adequate number of auditors, time and budget.

Kata Kunci : audit internal, pengawasan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, organizational role theory