grov.th, growth regulators IBA 2 mg/1 and cotyledon explants resulted in better "> grov.th, growth regulators IBA 2 mg/1 and cotyledon explants resulted in better ">
PENGARUH PEMBERIAN AUXIN DAN SITOKININ TERHADAP PERTUMBUHAN EKSPLAN KULTUR JARINGAN PADA Gmelina arborea Linn.
Reine Suci Wulandari, Dr. Ir. Moh. Na'iem
2002 | Tesis | S2 Ilmu KehutananPengaruh pemberian auxin dan sitokinin terhadap pertumbuhan eksplan kultur jaringan pada Gmelina arborea Linn bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh jenis eksplan, kombinasi zat pengatur tumbuh NAA dan BAP serta interaksinya terhadap pembentukan tunas, (2) pengaruh jenis eksplan, media, konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA, serta interaksinya terhadap pembentukan akar, (3) persentase tanaman yang hidup pada tahap aklimatisasi. Penelitian inisiasi tunas menggunakan sum.her eksplan yang berasal dari pucu.k, kotiledon, hipokotil, dan akar. Zat pengatur tumbuh yang digunakan adalah NAA dengan konsentrasi 0,025 mg/1, 0,05 mg/I, 0,075 mg/1 dan BAP dengan konsentarsi 0,5 mg/1, 1 mg/1, 1,5 mg/I. Untuk penelitian perakaran digunakan 3 macam media yaitu ½ MS, ½ LP, dan ½ WPM. Zat pengatur tumbuh yang d.igunakan adalah IBA dengan konsentrasi O m.g/1, 1 mg/1, 3 mg/1, dan 5 mg/1. Eksplan yang digunakan adalah kotiledon dan pucuk. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 10 kali ulangan. Setelah eksplan menjadi planlet kemudian dipindah ke media tanah ditambah pupuk kandang (1:1). Hasil penelitian didapatkan bahwa pada tahap inisiasi tunas, eksplan kotiledon menghasilkan jumlah tunas dan panjang tunas lebih baik dibanding eksplan pucuk. Interaksi N AA dan BAP yang menghasilkan jumlah tunas lebih baik adalah 0,025 mg/1 NAA + 1,5 mg/1 BAP. Sedangkan interaksi zat pengatur tumbuh dan eksplan yang menghasilkan jumlah tunas lebih baik adalah 0,025 mg/1 NAA + 1,5 mg/1 BAP + kotiledon. Pada tahap perakaran, zat pengatur tumbuh IBA 2 mg/1 dan eksplan kotiledon memberikan hasil jumlah akar dan panjang akar yang lebih baik. Interaksi media dan IBA yang menghasilkan jumlah akar dan panjang akar lebih baik adalah ½ MS + 2 mg/1 IBA. Pada tahap aklimatisasi, persentase tanaman yang hidup berasal dari kotiledon sebesar 86,54% sedangkan yang berasal dari pucuk sebesar 91,09%.
The effects of auxin and cytokinin application on the tissue culture explants growth at Gmelina arborea Linn was aimed at knm-.ing: (1) the effect of explant types, the combination of NAA and BAP growth regulators and their interaction towards stems formation, (2) the effect of explants types, the medium, the concentration of IBA growth regulators, and its interaction towards roots formation, (3) the percentage of the living plants at the acclimation stage. Observation of the stems initiation utilized explants sources from the shoot, cotyledon, hypocotyl, and roots. The growth regulators used were NAA with concentration of 0.025 mg/, 0.05 mg/1, 0.075 mg/1 and BAP with concentration of 0.5 mg/1, 1 mg/1, 1.5 mg/I. For roots observation, it was used 3 kinds of media, namely½ MS, 1'2 LP, and 1/2 vVPM. The gro"'1th regulators used was IBA at the concentration of 0 mg/1,. lmg/1, 3 mg/I, and 5 mg/1. The used plan was Factorial Complete Random Design ·with 10 replication. The explants turned into planlets, it was moved to soil medium added with manure (1:1). The result of the observation was that at the stems initiation stage, cotyledon explants resulted in better stems number ang length compared to the shoot explants. NAA and BAP interaction giving better stems number was 0.025 mg/1 + 1.5 mg/1 BAP. While the interaction between growth regulators and explant:s giving better number of stems wasroots number and roots length. Better Media and IBA interaction in the formation of roots number and roots length w3s ????12 MS+ 2 mg/1 IBA. At the stage of acclimation, the percentage of the living plants from cotyledon was 86.54 % while from the shoot was 91.09%. 0.025 mg/I NAA + 1.5 mg/I BAP + cotyledon. At the stage of rool'> grov.th, growth regulators IBA 2 mg/1 and cotyledon explants resulted in better
Kata Kunci : Kayu Gmelina,Pertumbuhan,Auxin dan Sitokinin