Laporkan Masalah

ANALISIS POTENSI DAN KONTRIBUSI KAYU RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN TOTAL RUMAH TANGGA PETANI (Studi Kasus Hutan Rakyat Kabupaten Wonogiri)

Risda Henita Kurnia Syari, Prof.Dr.Ir. H. Hasanu.Simon

2002 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Pembangunan hutan rakyat di kabupaten Wonogiri dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan, khususnya lahan-lahan terlantar dan tidak produktif serta memberikan kesernpatan yang lebih besar kepada petani untuk melakukan divesifikasi usaha tani. Tujuan penelitian mi adalah untuk mengidentifikasi dan menghitung berbagai sumber pendapatan petani hutan rakyat, mengetahui kontribusi pendapatan kayu rak-yat terhadap pendapatan total rumah tangga petani hutan rakyat dan mengetahui potensi kayu penyusun hutan rakyat. Penelitiaan ini dilakukan di 2 kecamatan, yakni kecamatan Giritontro dan Batuwarno, dan masing-masing kecamatan diambil 2 desa secara purposive, yakni desa Jatirejo dan Telogoharjo untuk kecamatan Giritontro serta desa Selopuro dan Sumberejo untuk kecamatan Batuwarno. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif k.'l..iantitatif Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa sumber-sumber pendapatan petani hutan rakyat berasal dari usaha tani, kayu rakyat, peternakan dan sektor lain. Kayu rakyat temyata rnenempati posisi yang penting dalam struktur pendapatan petani dan rata­rata prosentase kontribusinya terhadap pendapatan total rumah tangga petani berada pada urutan kedua setelah pendapatan dari usaha tani.Perbandingan antara potensi kayu rakyat terhadap kebutuhan petani akan kayu pertukangan dan kayu bakar menunjukkan bahwa potensi kayu pertukangan dikeempat desa tersebut dapat memenuhi kebutuhan kayu pertukangan masyarakat, sedangkan potensi kayu bakar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di dua desa yakni desa Selopuro dan Sumberejo. Untuk desa .l atirejo kecuah strata lJ1 potensi kayu bakar juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, sedangkan untuk desa Telogoharjo potensi kayu bakar berada dibawah kebutuhan masyarakat karena riap kayu rakyat di desa tersebut sangat kecil, sebagai akibat seringnya masyarakat mengambil kayu yang belum layak tebang. Kata Kunci : Hutan rak-yat. kontribusi kayu rak-yat dan potensi kayu rakyat

Forest development on small land-holding area in Wonogiri regency is aimed at optimizing land-use, especially waste and unproductive bare lands and to provide wider opportunities for farmers doing agribusiness. The research objective was to identify and calculate income from various sources of people forest fanners, to find out contributed income obtained from timber to the farmer household total income and the potentials of people to log on their forest. The research was carried out at two sub-districts, Giritontro and Batuwamo sub-districts. From Giritontro sub-ctistrict, two villages, i.e. Jatiterjo and Telogoharjo, were selected, while from Batuwamo sub-district, Selopuro and Sumberejo villages were purposively taken as samples. The quantitative-descriptive method were then used as the analysis tool. Results showed that income of village forest farmers were obtained from agribusiness, logging, husbandry and other sectors. Timber obtained from village forest, in fact, had important position within the farmer income structure. The contribution of timber to the total household income was second in the rank following that obtained from business. The timber potentials of village forest could meet farmer demand on timbers for furniture in all the 4 villages being studied., while firewood demand can only be met by two villages, i.e. Selopuro and Sumberejo. In the case of Jatirejo village, except for Stata III, firewood potential also presumably could satisfy people demand, while in the Telogoharjo village, firewood potential was below the demand, because the growth increment of trees at Telogoharjo village forest was very small due to the frequent cutting on immature trees.

Kata Kunci : People forest, contribution of smallholder timber,

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf