Pengaruh Penggunaan Palm Kernel Meal (PKM) Dengan Suplementasi Non-Strach Polysacharide Enzymes dan Protease di Dalam Ransum Terhadap Kinerja Pertumbuhan dan Produksi Karkas Ayam Broiler
JOSHUA MAYONG WIJAYA, Prof. Dr. Ir. Zuprizal, DEA., IPU., ASEAN Eng.; drh. Bambang Ariyadi, M.P., Ph.D.
2023 | Tesis | MAGISTER ILMU PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan PKM yang diikuti dengan suplementasi Non-Strach Polysacharides Enzymes (NSPase) dan Protease terhadap performa dan produksi karkas ayam. Pada penelitian ini digunakan DOC Ayam Indian River sebanyak 3.840 ekor yang telah melalui Vaksinasi ND dan IB dengan bobot per ekor sekitar 43 gram/ekor. Kombinasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3x2x2 dengan 12 perlakuan pakan yang terdiri dari 3 faktor yaitu PKM (0%, 7% dan 14%), NSPase (menggunakan dan tidak menggunakan) dan Protease (menggunakan dan tidak menggunakan). Penelitian dilakukan 35 hari pemeliharaan. Setiap harinya diambil data pada saat pemeliharaan yaitu bobot ayam, sisa pakan dan jumlah ayam. Pada akhir masa pemeliharaan dilakukan pemanenan dan diambil data karkas, breast meat, abdominal fat dan juga gizzard. Analisis hasil yang dilakukan menggunakan Program Statistika SPSS dengan metode dari pengolahan data Faktorial 3x2x2 dan apabila terdapat Interaksi akan diuji dengan CRD (Completely Randomized Design), kemudian diuji lanjut rataan menggunakan Duncan's Multiple Range Test. Pemeliharaan di fase starter menunjukan bahwa pemberian PKM pada pakan ayam dapat digunakan pada kadar 7%, hal ini ditunjukan pada hasil produktifitas ayam selama pemeliharaan yaitu net gain, feed intake dan juga FCR, pakan yang mengandung PKM 7% memiliki hasil yang hampir sama dengan pakan kontrol dan juga adanya interaksi yang menurunkan nilai FCR saat PKM 7% diberikan NSPase dan juga Protease, sedangkan pakan yang mengandung PKM sebanyak 14% mengalami penurunan produktifitas pada saat pemeliharaan. Pemeliharaan di fase finisher terlihat bahawa feed intake yang lebih banyak pada pakan yang menggunakan PKM 7% dan 14%. Selama pemeliharaan 35 hari diketahui bahwa pakan yang tidak menggunakan PKM dan menggunakan PKM sebanyak 7% mendapatkan nilai FCR yang lebih rendah dibanding dengan pakan yang menggunakan PKM 14%. Data karkas menunjukan adanya interaksi antara penggunaan PKM dengan NSPase dan juga protease yang ditunjukan dengan adanya peningkatan kualitas karkas dan juga gizzard, tetapi pada data abdominal fat dan juga breast meat menunjukan penurunan kualitas pada setiap penambahan PKM pada pakan yang diberikan.
This study aims to determine the effect of using PKM followed by supplementation of Non-Strach Polysacharides Enzymes (NSPase) and Protease on the performance and production of chicken carcasses. In this study, 3,840 DOC Indian River chickens were used which had undergone ND and IB vaccinations with a weight of about 43 grams per head. The combination used in this study was 3x2x2 with 12 feed treatments consisting of 3 factors, namely PKM (0%, 7% and 14%), NSPase (using and not using) and Protease (using and not using). The research was carried out 35 days of maintenance. Every day, data is taken at the time of maintenance, namely the weight of the chickens, the remaining feed and the number of chickens. At the end of the maintenance period, harvesting was carried out and data on carcasses, breast meat, abdominal fat and gizzards were taken. Analysis of the results was carried out using the SPSS Statistics Program with the method of 3x2x2 Factorial data processing and if there was an interaction it would be tested with a CRD (Completely Randomized Design), then the average was further tested using Duncan's Multiple Range Test. Maintenance in the starter phase shows that giving PKM to chicken feed can be used at 7% levels, this is shown in the results of chicken productivity during maintenance, namely net gain, feed intake and also FCR, feed containing 7% PKM has results that are almost the same as feed control and also there was an interaction that lowered the FCR value when 7% PKM was given NSPase and Protease, while feed containing 14% PKM experienced a decrease in productivity during rearing. Maintenance in the finisher phase shows that the feed intake is more in the feed that uses 7% and 14% PKM. During the 35 days of maintenanced it was found that the feed that did not use PKM and used PKM as much as 7% had a lower FCR value than the feed that used 14% PKM. Carcass data showed an interaction between the use of PKM and NSPase and also protease which was indicated by an increase in carcass and gizzard quality, but the abdominal fat data and also breast meat showed a decrease in quality with each addition of PKM to the feed given.
Kata Kunci : Palm kernel meal, NSPase, Protease, Produktifitas, Karkas