ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN UNTUK ARAHAN PENATAAN KAWASAN DAN REHABILITASI LAHAN DAS MEDE Ds KABUPATEN HALMAHERA UTARA
Philipus Johanis Kastanya, Dr. Senawi, M.P.,
2014 | Tesis | S2 Ilmu KehutananAnalisis Kemampuan Lahan Untuk Penataan Kawasan dan Rehabilitasi Lahan DAS Mede Ds Kabupaten Halmahera Utara Philipus Y. Kastanya(1), Senawi(2), Ambar Kusumandari(3) DAS Mede Ds merupakan salah satu DAS yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara, yang diyakini telah mengalami degradasi lahan akibat pemanfaatan lahan tidak didasarkan pada kemampuan lahan yang ada. Tujuan dari penelitian ini pada prinsipnya adalah untuk menghasilkan arahan untuk penataan kawasan dan rehabilitasi lahan-lahan terdegradasi dan kritis, sesuai kemampuan lahannya di DAS Mede Ds. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan melalui : (1) Kajian karakteristik lahan, kemampuan lahan dan faktor pembatasnya, (2), Degradasi dan kekritisan lahan, serta (3) Arahan penataan kawasan dan rehabilitasi lahan. Hasil analisis menunjukan bahwa lahan DAS Mede Ds didominasi oleh : erosi kelas sedang sampai berat, lereng bertopografi agak curam, permeabilitas agak lambat dan jenis tanah yang agak peka sampai sangat peka terhadap erosi. DAS Mede Ds memiliki kemampuan lahan III-VIII, dan didominasi oleh lahan dengan kelas kemampuan lahan IV yang memiliki faktor pembatas erosi dan lereng dengan garapan terbatas, dan telah mengalami degradasi. Luas lahan DAS Mede Ds yang terdegradasi yaitu 7.173,10 Ha (58,41%) dengan lahan agak kritis 5.715,27 Ha (46,54%). Hasil arahan penataan kawasan menunjukan, penggunaan lahan yang dipertahankan 7.566,29 Ha (61,61 %) dan yang diarahkan sesuai kemampuan lahan 4.714,08 (38,39 %). Arahan rehabilitasi menghasilkan 9 prioritas, yaitu prioritas 1-6 untuk lahan terdegradasi seluas 7.566,29 Ha (61,61 %) dan prioritas 7-9 untuk lahan tidak terdegradasi namun potensial kritis dan agak kritis seluas 4.714,08 Ha (38,39 %).
Land Capability Analysis For Referrals Regions Structuring and Land Rehabilitation in the watershed Mede Ds North Halmahera Philipus Y. Kastanya(1), Senawi(2), Ambar Kusumandari(3) Mede Ds watershed is one of the watershed located in North Halmahera, which is believed to have suffered degradation due to land use is not based on the ability of the existing land. The purpose of this study was principally to generate referrals for structuring the area and rehabilitation of degraded lands and critical, according to the capability of land in the watershed Mede Ds. Processing techniques and data analysis was done through: (1) study the characteristics of the land, land capability and the limiting factors, (2), and the criticality of land degradation, and (3) Referral arrangement of regions and land rehabilitation. The results of the analysis showed that the watershed lands dominated by Mede Ds: moderate to severe erosion class, the topography is rather steep slope, permeability is rather slow and the type of soil that is somewhat sensitive to very sensitive to erosion. Mede Ds watershed has the ability to land III-VIII, and is dominated by land with land capability class IV which has a limiting factor and slope erosion with limited arable, and has been degraded. The land area is degraded watershed Mede Ds is 7173.10 ha (58.41%) with a rather critical area 5715.27 ha (46.54%). The results show the referrals regions structuring, land use is maintained 7566.29 ha (61.61 %) and are converted according to land capability 4714.08 (38.39 %). Land rehabilitation referrals resulted in 9 priority, namely priority 1-6 for degraded land area of 7566.29 ha (61.61 %) and priority 7-9 for land is not degraded but potentially critical and somewhat critical area of 4714.08 (38.39 %).
Kata Kunci : kemampuan lahan, arahan penataan kawasan, arahan rehabilitasi lahan.