Laporkan Masalah

PENILAIAN EKONOMI JASA EKOWISATA KAWASAN KONSERVASI KALIURANG UNTUK PERENCANAAN STRATEGIS DAERAH TUJUAN EKOWISATA

Retno Nur Utami, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Sumitro

2003 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Kawasan Konservasi Kaliurang memiliki berbagai fungsi, seperti habitat bagi berbagai species tumbuhan dan satwa yang dilindungi, sumber plasma nutfah bagi kegiatan budidaya, pelindung tanah dan tata air, penyedia jasa ekowisata, tempat pendidikan dan penelitian. Karena berbagai fungsi ini, Kawasan Konservasi Kaliurang mempunyai sejumlah nilai ekonomi total (total economic value). Namun demikian, awam lebih mengenal kawasan ini sebagai salah satu daerah tujuan wisata alam favorit di wilayah Kabupaten Sleman, Propinsi DIY. Dalam penelitian ini ingin diketahui karakteristik sosiodemografi dan psikografi pengunjung, penilaian pengunjung terhadap sajian produk wisata alam, dan nilai ekonomi jasa ekowisata dari Kawasan Konservasi Kaliurang. Berdasarkan hasil penelitian, selanjutnya disusun skenario rencana strategis (pengelolaan) daerah tujuan ekowisata (DTE) sebagai langkah untuk memelihara nilai ekonomi jasa ekowisata melalui sistem pengelolaan kolaboratif oleh stakeholders kunci. Keingintahuan mengenai berbagai materi tersebut sekaligus menjadi tujuan dari penelitian ini. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan survei dengan menggunakan kuesioner, sedang data sekunder diperoleh melalui observasi dokumen ke berbagai instansi terkait dan wawancara dengan beberapa pejabat/narasumber yang relevan. Khusus untuk nilai ekonomi jasa ekowisata, diperoleh dengan menggunakan contingent valuation method (CVM), yakni dengan membuat skenario pasar hipotesis melalui kuesioner, guna mendapatkan nilai willingness to pay (WTP) responden atas jasa ekowisata dari Kawasan Konservasi Kaliurang yang diskenariokan Untuk penyusunan renstra, selain data primer dan sekunder juga digunakan metode professional judgements, khususnya pada prediksi kecenderungan lingkungan ekstemal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (I) kondisi sosiodemografi responden daerah tujuan wisata di Kawasan Konservasi Kaliurang yang dominan, yang menggambarkan segmen pasar ekowisata paling potensial, memiliki karakteristik sebagai berikut: pengunjung sebagian besar berasal dari Propinsi Jawa Tengah dan DIY, berusia ???? 25 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SLTA, tidak menikah, tidak memiliki tanggungan keluarga, dan pendapatan antara Rp 250.000,- dan Rp 500.000,- per bulan; (2) sebagian besar responden menilai bahwa produk wisata alam yang ditawarkan berada pada tingkat sedang hingga baik, dan sebagi211 besar menyatakan puas setelah menikmati sajian produk wisata alam yang ada; (3) ailai ekonomi jasa ekowisat???? dari Kawasan KoP.servasi Kaliurang di bawah skenario pasar yang dihitung dengan menggunakan pendekatan parametrik dan non parametrik, masing-masing sebesar Rp 17.449,20 dan Rp 18.862,60, per ekowisatawan (sementara harga karcis masuk pada saat penelitian dilakukan hanya Rp 500,-). Dari basil penelitian juga diketahui bahwa Kawasan Konservasi Kaliurang sangat potensial untuk dapat dikembangkan sebagai daerah tujuan ekowisata, sehingga diperlukan suatu perencanaan yang strategis.

The Kaliurang Conservation Area has several functions such as habitat for many species of protected flora and fauna, source of living organism for cultivating activities, protecting land and hydrology, providing ecotourism services , and place for education and research. Because of these various functions, this conservation area has a number of total economic values. Unfortunately, most people just know that the area is one of some populair natural tourism destinations · -jn · Sieman District, Daerah Istimewa Y ogyakarta (DIY) Province. This research examined the characteristics of visitors' sociodemographic and psychographic, visitors' valuation on the natural tourism products, and the economic value of ecotourism services of the Kaliurang Conservation Area. Based on the research results, then a scenario of a strategic plan (management) of the ecotourism destination area (EDA) was set up as a step to maintain the economic value of ecotourism service through a collaborative management system executed by key stakeholders. The curiosity of those various matters was also become the aims of this research. The primary data were obtained by a field observation and survey using a set of questionnaires, while secondary data were obtained by observing documents from the related institutions and by interviewing the relevant authorities/sources. Particularly for the ecotourism service valuation, the value was obtained by applying contingent valuation method (CVM), that is, by creating an hypothetical market scenario through a set of questionnaire to obtain the willingness to pay (WfP) value of the respondents given to the ecotourism services of the Kaliurang Conservation Area based on the scenario. To formulate the strategic plan, beside by using the primary and secondary data, professional judgement method was also used, especially to predict the external environmental tendencies. The results showed that (1) the dominant sociodemography and p:,ychography of responde,,1ts found at the tourism destination area in the Kaliurang Conservation Area, which represented the most potential ecotourism market segment, were visitors having characteristics: most of them originated from the Provinces of Jawa Tengah and DIY, less than or equal to 25 years old of ages, males, high school graduates, singles, no dependants, Rp 250,000 to Rp 500,000 monthly incomes; (2) most of them reported that in general, the offered natural tourism product was in modest to good level of performances, and they felt satisfied after enjoying it; (3) the economic value of the ecotourism service of the Kaliurang Conservation Area under the market scenario evaluated by parametric and nonparametric approaches were Rp. 17,449.20 and Rp. 18,862.60 for each ecotourist, respectively.

Kata Kunci : nilai ekonomi, jasa ekowisata, Kawasan Konservasi Kaliurang, rencana strategis

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf