Laporkan Masalah

Analisis Hubungan antara Penerimaan Pajak dan Variabel Makroekonomi di Indonesia

CARLOS DENNIS S, Eny Sulistyaningrum, M.A., Ph.D; Dr. Evi Noor Afifah, S.E., M.S.E

2022 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan pajak dan variabel makroekonomi yang dilakukan di Indonesia. Tujuan tersebut dilatarbelakangi karena tingkat gejolak makroekonomi yaitu pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar, suku bunga, dan harga minyak dunia yang masih cukup berfluktuasi dikaitkan dengan kondisi naik-turunnya penerimaan pajak negara selama 12 (dua belas) tahun ini yang juga terdapat fenomena resesi ekonomi dalam rentang waktu tersebut. Data statistika yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Badan Pusat Statistika (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan RI, Direktorat Jenderl Pajak (DJP), dan World Bank dengan menggunakan unit analisis runtun waktu sebanyak 144 dalam periode bulanan analisis dari tahun tahun 2010-2021. Pemilihan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis vector error correction model (VECM) proyeksi jangka pendek dan jangka panjang. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode VECM menunjukkan bahwa efek gejolak makroekonomi yang timbul adalah signifikan baik itu secara positif dan negatif dan cenderung masih lemah atau kecil dalam hubungannya dengan penerimaan pajak negara sepanjang periode penelitian.

This study aims to determine the relationship between tax revenues and macroeconomic variables conducted in Indonesia. This goal is motivated by the level of macroeconomic turmoil, namely economic growth, inflation, the rupiah exchange rate to the dollar, interest rates, and world oil prices which were still quite fluctuating which is associated with the condition of fluctuations in state tax revenues during the past 12 (twelve) years which also had the phenomenon economic recession during this time. The statistical data used in this study is macro data of the Central Statistics of Indonesia, Bank of Indonesia, the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, the Directorate General of Taxes, and the World Bank using 144 time series analysis units in the monthly analysis period starting from 2010 to 2021. The method used in this study is the analysis of the Vector Error Correction Model (VECM) for short and long term projections. Based on the results of research using the VECM method, it shows that the effects of macroeconomic turmoil that arise are significant both positively and negatively and tend to be weak or small in relation to state tax revenues throughout the study period.

Kata Kunci : makroekonomi, penerimaan pajak, runtun waktu, proyeksi, VECM

  1. S2-2022-464909-abstract.pdf  
  2. S2-2022-464909-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-464909-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-464909-title.pdf