Laporkan Masalah

Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Institusi Islam dan Buddha Theravada di Indonesia

ISMA MALICHA, Dr. Katrin Bandel & Dr. Yulianti

2022 | Tesis | MAGISTER AGAMA DAN LINTAS BUDAYA

Kepemimpinan perempuan tidak mendapatkan perhatian sebagaimana kepemimpinan laki-laki sebab kuatnya pengaruh tatanan gender yang kurang menghendaki posisi perempuan sebagai pemimpin agama. Meskipun begitu, perempuan memiliki potensi untuk melakukan negosiasi dalam komunitas patriarkal di lingkup spiritual. Penelitian ini merupakan analisis dari kepemimpinan perempuan di tiga organisasi arus utama Islam dan Buddha di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Buddha Theravada. Penelitian ini berasumsi bahwa setiap organisasi memiliki bentuk rezim gender yang bisa saja sedikit berbeda, sama sekali berbeda, atau bahkan persis dengan tatanan gender yang berkembang secara luas dan mengakar dalam masyarakat. Rezim gender menghasilkan konsep gender yang baru dan mentransformasi pola relasi gender dalam masyarakat. Untuk menganalisis kepemimpinan perempuan di Nahdlatul Ulama (NU), penelitian ini memilih kepemimpinan Nyai Masriyah di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy Cirebon. Penelitian untuk kepemimpinan di Muhammadiyah adalah kepemimpinan Ustazah Unik Rasyidah di Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Analisis dalam kepemimpinan perempuan di Buddha Theravada dipilih kepemimpinan Atthasilani Gunanandini di organisasi Atthasilani Theravada Indonesia (ASTINDA). Penelitian ini menganalisis kekhasan model kepemimpinan dan bagaimana negosiasi dilakukan sesuai dengan masing-masing situasi sehingga menghasilkan rezim gender yang baru dalam kepemimpinan perempuan dan juga memberi pengaruh terhadap tatanan gender untuk memberikan peluang yang lebih terbuka kepada peran perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam mengalisis data, penelitian ini menggunakan teori Valerie Stead dan Carole Elliott mengenai kepemimpinan perempuan dan teori rezim gender dari Raewyn Connell. Hasil analisis menunjukkan bahwa perempuan dapat mencapai kepemimpinan dalam organisasi patriarkal melalui corak rezim gender yang khusus dan khas pada masing-masing kepemimpinan.

Gender order prevent women from holding positions of religious leadership as leader. However, women have the potential transform of the patriarchal community. This research examined women in leadership positions in three Indonesian Islamic and Buddhist organizations: Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, and Theravada Buddhists. This research assumes gender order have evolved to reproduce gender regimes and power relations in religious community. The leadership of Nyai Masriyah at the pesantren (Islamic Boarding School) Kebon Jambu Al-Islamy in Cirebon was chosen for this study analysis of women leadership in Nahdlatul Ulama (NU). The leadership of Ustazah Unik Rasyidah at Madrasah Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta is examined in terms of leadership in the Muhammadiyah. In order to examine women leadership in Theravada Buddhism was choosen Atthasilani Gunanandini as the organization leader of Atthasilani Theravada Indonesia (ASTINDA). This study examines the uniqueness of the regime gender as well as gender order and how discussions are carried out according to each situation. This research uses qualitative approaches, such as observations, interviews, and documentation. This study employs both Raewyn Connell of gender regime theory and Valerie Stead and Carole Elliott theory of women leadership to analyse the data. The findings of the study indicate that women may attain leadership in patriarchal organizations through the pattern of gender regimes that are specific and distinctive to each leadership.

Kata Kunci : women leadership, gender regimes, gender order, pesantren Nahdlatul Ulama (NU), Madrasah Muallimaat Muhammadiyah, ASTINDA

  1. S2-2022-467688-abstract.pdf  
  2. S2-2022-467688-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-467688-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-467688-title.pdf  
  5. S2-2023-467688-abstract.pdf  
  6. S2-2023-467688-bibliography.pdf  
  7. S2-2023-467688-tableofcontent.pdf  
  8. S2-2023-467688-title.pdf