Skrining Tingkat Kecemasan dan Depresi Selama Tinggal Bersama Pasien Covid-19: Penelitian Kuantitatif Berdasarkan Perspektif Keluarga Pasien Covid-19
KETUT SHRI SATYA Y, dr. Irwan Supriyanto, Ph.D., Sp.KJ; Dr. Dra. Sumarni, M.Si
2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLATAR BELAKANG: Covid-19 di Indonesia telah melebihi 6.700.00 kasus positif, berdasarkan buku saku pedoman tatalaksana Covid-19 menginstruksikan agar pasien tanpa gejala dan derajat keparahan ringan melakukan isolasi di rumah masing-masing. Adanya pasien positif Covid-19 yang karantina di rumah, akan menyebabkan masalah kesehatan mental bagi pasien dan juga keluarga pasien. TUJUAN: Mengetahui hubungan antara tingkat keparahan pasien Covid-19 terhadap tingkat kecemasan dan depresi dari keluarga inti yang tinggal bersama dengan pasien. METODE: Penelitian kuantitatif cross sectional analitik dengan alat skrining tingkat kecemasan dan depresi menggunakan skor HADS dari keluarga inti yang tinggal bersama dengan pasien. Pengambilan data secara daring, dengan cakupan wilayah Puskesmas Sleman. HASIL: Hubungan antara tingkat keparahan pasien Covid-19 terhadap tingkat kecemasan adalah tidak signifikan secara statistic, arah hubungan kedua variabel tersebut berkebalikan dan lemah (p=0,679, rho=-0,079). Hubungan antara tingkat keparahan pasien Covid-19 terhadap tingkat depresi adalah tidak signifikan secara statistic, arah hubungan kedua variabel tersebut berbanding lurus dan lemah (p=0,969, rho=-0,007). KESIMPULAN: Terdapat hubungan yang tidak signifikan secara statistic, berkebalikan, dan lemah antara tinggal bersama dengan anggota keluarga yang positif Covid-19 terhadap tingkat kecemasan dari subjek. Terdapat hubungan yang tidak signifikan secara statistic, berbanding lurus, dan lemah antara tinggal bersama dengan anggota keluarga yang positif Covid-19 terhadap tingkat depresi dari subjek.
BACKGROUND: Covid-19 in Indonesia has exceeded 6,700,00 positive cases, based on the guideline for the management of Covid-19, instructs that patients with no symptoms and a mild degree of severity carry out isolation in their respective homes. Having positive Covid-19 patients quarantined at home will cause mental health problems for the patient and also the patient's family. OBJECTIVE: Knowing the relationship between the severity of Covid-19 patients and the level of anxiety and depression of the nuclear family living with the patient. METHOD: An analytic cross-sectional quantitative study with a screening tool for anxiety and depression levels using the HADS score from the nuclear family living with the patient. Online data collection, covering the Sleman Health Center area. RESULTS: The relationship between the severity of Covid-19 patients and their level of anxiety was not statistically significant, the direction of the relationship between the two variables was reversed and weak (p=0.679, rho=-0.079). The relationship between the severity of Covid-19 patients and the level of depression was not statistically significant, the direction of the relationship between the two variables was straight and weak (p = 0.969, rho=-0.007). CONCLUSION: There is a statistically insignificant, reverse, and weak relationship between living with family members who are positive for Covid-19 on the subject's anxiety level. There is a statistically insignificant, directly proportional, and weak relationship between living with family members who are positive for Covid-19 on the subject's level of depression.
Kata Kunci : tingkat kecemasan, tingkat depresi, derajat keparahan Covid-19