Perspektif Tenaga Pendidik dan Kependidikan (PTK) Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur Terkait Kepatuhan dalam Penerapan Protokol Kesehatan di Sekolah
RAHAYENDA IVORY P, apt. Anna Wahyuni Widayanti, MPH., Ph.D.;Dr. apt. Susi Ari Kristina, M.Kes.
2023 | Tesis | Magister Manajemen FarmasiPendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) merupakan salah satu prioritas yang didahulukan dalam tahapan program vaksinasi Indonesia sebagai bentuk pencegahan penyebaran COVID-19. Seiring dengan program vaksinasi, penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 wajib dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan. Penelitian ini merupakan penelitian non-experimental kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Responden yang diperoleh sejumlah 339 PTK dengan response rate 64,94%, dimana terbagi menjadi 290 PTK sebagai sampel penelitian dan 49 sampel digunakan untuk uji Reliabilitas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengambilan data dilakukan secara luring dengan mengunjungi 22 kecamatan tersebar di wilayah Kabupaten Blitar menggunakan kuesioner online melalui GoogleTM form. Kuesioner reliabel digunakan dengan nilai Cronbach's alfa sebesar 0,864. Kuesioner disajikan dalam bentuk likert scale untuk diuji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-smirnov. Data dianalisis dengan uji korelasi menggunakan aplikasi JAMOVI untuk data parametrik menggunakan student t-test sedangkan untuk data non-parametrik menggunakan mann-whitney dan kruskal-wallis digunakan dengan kondisi kelompok kategori lebih dari dua. Korelasi matrik Spearman correlation digunakan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan PTK. Hasil penelitian yang dilakukan pada September-November 2022 menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan 290 PTK dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 sebesar 67,9% dalam kategori sedang dan 16,6% termasuk dalam kategori tinggi. Faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan PTK yaitu lingkungan organisasi (p-value 0,001) dan keyakinan diri (pvalue 0,001). Sedangkan tingkat pengetahuan (p-value 0,093) dan demografi (p-value>0,05) menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepatuhan PTK.
Educators and Education Personnel (EEP) are one of the priorities of the Indonesian vaccination program to preventing the spread of COVID-19 also as the COVID-19 health protocol mandatory. This study aims to determine the level of compliance in implementing the COVID-19 prevention health protocol and identify the factors that influence the level of adherence. This research is a quantitative non-experimental with a cross-sectional study approach. Respondents obtained were 339 PTK with a response rate of 64,94%, which were divided into 290 EEP as research samples and 49 samples as reliability tests collected offline by purposive sampling. Data collection was carried out by using an online questionnaire. A reliable questionnaire was used with a Cronbach's alfa value of 0.864. Data were tested of normality then analyzed by using the JAMOVI application, for parametric data, the student t-test was used, while for non-parametric data, Mann-Whitney and Kruskal-Wallis data were used with more than two categories. Spearman correlation matrix correlation is used to determine the factors that influence the level of EEP compliance. The results of research conducted in September-November 2022 show the level of 290 EEP compliance in implementing the COVID-19 prevention health protocol was 67,9% in the medium category and 16,6% in the high category. Factors that influence the level of EEP compliance are organizational environmental (p-value 0,001) and self-efficacy (p-value 0,001). While the level of knowledge (p-value 0,093) and demographic factors (p>0,05) showed no significant correlation on the level of EEP compliance.
Kata Kunci : COVID-19; Kepatuhan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK); Protokol Kesehatan