Perbedan Pengetahuan Tentang Hipertensi pada Penderita Hipertensi di Perdesaan dan Perkotaan di Yogyakarta
SHYALVA IKA S, Dr. Heny Suseani Pangastuti, S.Kp., M.Kes.;Anita Kustanti, S.Kep., Ns., M.Kep.
2023 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular, yang secara global pada tahun 2021, 1,28 miliar masyarakat yang berusia 30-79 tahun menderita hipertensi. Pengetahuan tentang hipertensi dapat mempengaruhi perilaku, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan, dan telah terbukti dapat menurunkan prevalensi dan komplikasi hipertensi. Pengetahuan tentang hipertensi pada penderita hipertensi di perdesaan dan perkotaan di Yogyakarta perlu diteliti. Hasil tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk pengendalian hipertensi. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan pengetahuan tentang hipertensi pada penderita hipertensi di perdesaan dan perkotaan di Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Responden merupakan 96 penderita hipertensi di Puskesmas Nanggulan dan 102 penderita hipertensi di Puskesmas Tegalrejo. Kuesioner yang digunakan yaitu Hypertension Knowledge Level Scale. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebanyak 69,8% responden perdesaan dan 59,8% responden perkotaan memiliki pengetahuan tinggi tentang hipertensi. Pengetahuan tinggi tentang hipertensi di perdesaan maupun perkotaan mayoritas pada perempuan; pendidikan terakhir SD; ibu rumah tangga; penghasilan kurang dari UMK; sumber informasi tentang hipertensi dari pelayanan kesehatan; dan berusia usia 56-65 tahun di perdesaan serta berusia 46-55 tahun di perkotaan. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan pengetahuan tentang hipertensi pada penderita hipertensi di perdesaan dan perkotaan. Penderita hipertensi di perdesaan memiliki pengetahuan tinggi tentang hipertensi daripada penderita hipertensi di perkotaan. Kata Kunci: pengetahuan tentang hipertensi, perdesaan, perkotaan, hipertensi
Background: Hypertension was one of non-communicable disease, which globally in 2021 1.28 billion 30-79 years with hypertension. Knowledge about hypertension could affect behavior, improve medication adherence, and have proven to lower the prevalence and complications of hypertension. Knowledge about hypertension of patients with hypertension in rural and urban areas in Yogyakarta needed to be researched. The result were expected to be first step toward controlling hypertension. Objective: Known the differences in knowledge about hypertension of patients with hypertension in rural and urban areas in Yogyakarta. Method: The research was a quantitative descriptive cross-sectional study. The sampling technique used consecutive sampling. Respondents were 96 patients with hypertension in Puskesmas Nanggulan and 102 patients with hypertension in Puskesmas Tegalrejo. The questionnaire used the Hypertension Knowledge Level Scale. The data were analyzed using the chi-square test. Results: 69.8% of rural respondents and 59.8% of urban respondents have high knowledge about hypertension. The majority who have high knowledge about hypertension are woman; elementary school; housewife; income less than UMK; sources of information about hypertension from health services; and aged 56-65 years in rural areas and aged 46-55 years in urban areas. Conclusion: There is no difference in knowledge about hypertension in rural and urban areas. Patients with hypertension in rural areas have higher knowledge about hypertension than patients with hypertension in urban areas. Keywords: knowledge about hypertension, rural, urban, hypertension
Kata Kunci : pengetahuan tentang hipertensi, perdesaan, perkotaan, hipertensi/knowledge about hypertension, rural, urban, hypertension