Hubungan Pengetahuan Bahaya Merokok dengan Perilaku Merokok Remaja di Urban Kabupaten Gunungkidul pada Masa Pandemi Covid-19
RIZKA NURUL FALAAH, Purwanta, S.Kp., M.Kes; Ami Novianti Subagya, S.Kep., Ns., M.Kep.
2023 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Perilaku merokok di Indonesia mengalami peningkatan khususnya kalangan remaja. Ada berbagai masalah yang melatarbelakangi perilaku merokok pada remaja, salah satunya seperti pengetahuan yang kurang terkait bahaya merokok. Tujuan Penelitian: Mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan bahaya merokok dengan perilaku merokok remaja di perkotaan Kabupaten Gunungkidul Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 209 remaja di 10 SMA Kabupaten Gunungkidul . Pengambilan sampel SMA menggunakan random sederhana kemudian dilakukan consecutive sampling untuk menentukan responden pada tiap SMA. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari pengetahuan bahaya merokok dan perilaku merokok remaja. Variabel tersebut diukur dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunaakan univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan chi-square penggabungan sel. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2022 dengan nomor etik KE/1178/09/2022. Hasil: Berdasarkan total nilai, sebanyak 140 responden (67,0%) memiliki pengetahuan baik terkait bahaya merokok dan 145 responden (69,4%) memiliki perilaku merokok kategori sedang. Hasil uji chi-square menunjukkan p value=0,093 sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan bahaya merokok dengan perilaku merokok remaja di perkotaan Kabupaten Gunungkidul. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan bahaya merokok dengan perilaku merokok remaja di perkotaan Kabupaten Gunungkidul.
Background: Smoking behavior in Indonesia has increased, especially among adolescents. There are various problems underlying smoking behavior in adolescents, one of which is a lack of knowledge regarding the dangers of smoking. Objective: To determine the relationship between knowledge of the dangers of smoking and adolescent smoking behavior in urban areas of Gunungkidul Regency Methods: This research is a quantitative correlation study with a cross-sectional research design. The sample in this study were 209 teenagers in 10 high schools in Gunungkidul Regency. High school sampling used simple random then consecutive sampling was carried out to determine the respondents in each high school. The variables in this study consisted of knowledge of the dangers of smoking and adolescent smoking behavior. These variables are measured using a questionnaire. Data analysis uses univariate and bivariate. Bivariate analysis was performed by chi-square cell pooling. This research was carried out in October-December 2022 with the ethical number KE/1178/09/2022. Results: Based on the total score, 140 respondents (67.0%) had good knowledge regarding the dangers of smoking and 145 respondents (69.4%) had moderate smoking behavior. The results of the chi-square test showed a p value = 0.093 so that there was no relationship between knowledge of the dangers of smoking and smoking behavior among adolescents in urban areas in Gunungkidul Regency. Conclusion: There is no relationship between knowledge of the dangers of smoking and smoking behavior among adolescents in urban areas of Gunungkidul Regency.
Kata Kunci : Merokok, Pengetahuan, Perilaku, Remaja, Urban