Laporkan Masalah

KETERKAITAN MODAL SOSIAL DENGAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI KAKAO HARGO MULYO I DI DESA NGLANGGERAN, KAPANEWON PATUK, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

MILLENIA LIANJANI, Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D. ; Ratih Ineke Wati, S.P., M.Agr., Ph.D.

2022 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Berbagai unsur modal sosial yang terdapat di masyarakat mampu memberikan kontribusi atau manfaat bagi kesejahteraan mereka tanpa terkecuali para petani. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui implementasi modal sosial yang ada di Kelompok Tani Hargo Mulyo I dan 2) Mengetahui keterkaitan modal sosial dengan kesejahteraan anggota Kelompok Tani Hargo Mulyo I di Desa Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi dan literatur dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi modal sosial yang diterapkan diantaranya adalah rasa kepercayaan yang tumbuh dari adanya pertemuan rutin serta agenda pertemuan lainnya dan melalui interaksi yang terjadi terbentuk norma-norma yang disepakati bersama. Melalui kegiatan kelompok dapat membuka jaringan antar petani semakin luas. Penerapan modal sosial ditemukan saat anggota berinteraksi dengan sesama dan kegiatan berbudidaya. Patuhnya petani dalam norma membantu produksi kakao lebih maksimal, kepercayaan yang tinggi membantu petani lebih mudah menyelesaikan masalah yang dihadapi, luasnya jaringan yang dibentuk memudahkan petani memenuhi kebutuhan dari segi informasi maupun bantuan lainnya. Semakin cepat masalah terselesaikan semakin cepat petani mencapai kesejahteraannya.

Various elements of social capital in the community were able to contribute to or benefit their welfare without exception for farmers. This study aims to: 1) Knowing the implementation of social capital in Hargo Mulyo I Farmer Group and 2) Knowing the nexus between social capital and the welfare of cocoa farmer group member Hargo Mulyo I in Nglanggeran Village, Patuk Sub-district, Gunungkidul Regency. The descriptive qualitative research method with data collection method is through in-depth interviews, observation, and study of documentation and literature by testing the validity of the data using triangulation of sources and methods. The results of the study show that the implementation of social capital that is applied includes a sense of trust that they grow from regular meetings and agendas, and through the interaction that occurs mutually agreed norms are formed. Through group activities, the networks between farmers can be wider. The application of social capital influences what members do when interacting with others and cultivating activities. Farmers' compliance with norms helps cocoa production to be more optimal, high trust helps farmers more easily solve their problems, and the extent of the network formed makes it easier for farmers to meet their needs both in terms of information and other assistance. The quicker the problem is resolved, the quicker the farmers achieve their welfare.

Kata Kunci : Modal Sosial, Kepercayaan, Norma, Jaringan, Kesejahteraan

  1. S1-2022-427869-abstract.pdf  
  2. S1-2022-427869-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-427869-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-427869-title.pdf