Perancangan Pengendalian Arus Berbasis Mikrokontroler pada Sistem Elektrolisis Air
THALIBAN ALLAAM A, Dr. Eng. F. Danang Wijaya, S.T., M.T., IPM.; Prapto Nugroho, S.T., M.Eng., D.Eng., IPM.
2023 | Skripsi | S1 TEKNIK ELEKTROElektrolisis merupakan salah satu reaksi kimia yang dapat digunakan untuk menghasilkan gas hidrogen (H2) dan oksigen (O2) dari air (H2O). Elektrolisis air dapat dilakukan dengan mengalirkan arus listrik pada elektroda yang nantinya akan bereaksi dengan air. Generator HHO adalah sebuah perangkat elektronik yang memanfaatkan metode elektrolisis untuk menghasilkan gas oksigen dan hidrogen. Beberapa masalah yang sering timbul dalam pengoperasian sebuah generator HHO adalah masalah besar arus yang tidak konstan dan peningkatan suhu yang terlalu cepat. Solusi yang diimplementasikan adalah penggunaan buck converter berbasis mikrokontroler dalam pengoperasian generator HHO. Secara teori, solusi ini dapat mengatasi dua masalah generator HHO yang sudah disebutkan sebelumnya, yaitu masalah terkait arus dan suhu. Besar arus yang dihasilkan oleh buck converter dapat diatur dengan mengendalikan besar duty cycle dari sinyal PWM pada buck converter melalui mikrokontroler. Pengendalian sinyal PWM dapat dilakukan dengan menggunakan algoritma PID untuk menjaga besar arus agar tetap konstan. Selain itu, pengendalian besar arus juga dapat mengurangi laju peningkatan suhu yang terlalu cepat pada generator HHO karena pada dasarnya besar arus dapat mempengaruhi laju peningkatan suhu dari larutan elektrolit.
Electrolysis is a chemical reaction that can be used to create hydrogen (H2) and oxygen (O2) from water (H2O). Water electrolysis can be caused by flowing electrical current to a couple of electrode that is submerged in the water. A HHO generator is an electronic device that utilizes electrolysis to create hydrogen and oxygen gas. One of the few problems that appear during the operation of a HHO generator is the rise of the current that is flowing. This can cause the temperature of the generator to rise while also creating a production rate that is not constant. This problem can be solved by using a buck converter that can control the current that is flowing by controlling the duty cycle of the buck converter using microcontroller and PID controller.
Kata Kunci : Elektrolisis, Air, Generator HHO, Buck Converter, Mikrokontroler, PID