Pengaruh Penambahan NaNO3 dengan Level Mix Essential Oil yang berbeda terhadap Parameter Fermentasi Rumen secara In Vitro
EMBUN RADHIATUL MARDHIAH, Dr. Ir. Asih Kurniawati, S.Pt., M.Si, IPM.; Dr. Ir. Chusnul Hanim, M.Si., IPM., ASEAN Eng.
2023 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan NaNO3 dengan level mix essential oil yang berbeda terhadap parameter fermentasi rumen secara in vitro. Metode yang digunakan adalah in vitro produksi gas atau Gas Test menurut Menke et al. (1979) untuk mengetahui produksi gas metana dan parameter fermentasi. Blend essential oil terdiri dari pinus (Pinus merkusii Jung and de Vriese) dan kayu putih ambon (Melaleuca leucandendra Linn.) (1:3) dengan dua level yaitu 0 mikrolit/L dan 200 mikrolit/L dikombinasikan dengan NaNO3 sebagai sumber nitrat pada level 0 dan 0,1% dari BK total pakan, masing masing ditambahkan ke dalam substrat pakan pada in vitro fermentasi rumen. Pakan yang digunakan sebagai substrat fermentasi berupa rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott), bekatul, dan wheat pollard dengan perbandingan berdasar bahan kering 60:20:20. Data yang diambil setelah fermentasi adalah produksi metana, parameter fermentasi yang meliputi pH, konsentrasi amonia, protein mikroba, jumlah sel protozoa, dan konsentrasi volatile fatty acid (VFA). Data dianalisis dengan analisis variansi rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan penambahan blend essential oil Pinus merkusii dan Melaleuca leucadendra tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap produksi gas metana dan parameter fermentasi. Penambahan NaNO3 meningkatkan (P<0,05) konsentrasi amonia. Interaksi antara BEO dan NaNO3 hanya menunjukkan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah sel protozoa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan blend essential oil Pinus merkusii dan Melaleuca leucadendra dan NaNO3 belum dapat menurunkan metan namun tidak memberikan pengaruh negatif terhadap parameter fermentasi rumen secara in vitro.
This study aimed to determine the effect of adding NaNO3 and different levels of mix essential oil on in vitro rumen fermentation parameters. This study used in vitro gas production according to Menke et al. (1979) for analysis of methane gas production and rumen fermentation parameters. Blend of essential oil consists of essential oil pine (Pinus merkusii Jung and de Vriese) and eucalyptus (Melaleuca leucadendra Linn.) in a ratio 1:3 at doses of 0 mikrolit/L and 200 mikrolit/L combined with NaNO3 as a source of nitrate at doses of 0 and 0.1% of the total DM of feed, respectively added to the substrate feed on in vitro rumen fermentation. The feed used as a fermentation substrate consisted of Pennisetum purpureum cv. Mott, rice bran, and pollard with a ratio of 60:20:20 based on dry matter. Data collected were methane production, fermentation parameters including pH, ammonia concentration, microbial protein, protozoa cell count, and volatile fatty acid (VFA) concentration. The data were analyzed using a completely randomized design (CRD) factorial pattern of 2 x 2. The results showed that the addition of Pinus merkusii and Melaleuca leucadendra essential oil blends had no effect (P>0.05) on methane gas production and fermentation parameters. The addition of NaNO3 increased (P<0.05) the concentration of ammonia. The interaction between BEO and NaNO3 showed highly significant (P<0.01) effect on the number of protozoa cells. The conclusion of this study is the addition of Pinus merkusii and Melaleuca leucadendra essential oil blends and NaNO3 does not have affect methane reduction but does not cause negative effects on in vitro rumen fermentation parameters.
Kata Kunci : Essential oil, nitrat, in vitro, gas test, metana, parameter fermentasi rumen.