Analisis Teknik Penerjemahan Elipsis Subjek dalam Kalimat Percakapan Bahasa Jepang
KURNIA LESTARI, Yayan Suyana, S.S., M.A.
2022 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANGPenelitian ini membahas mengenai teknik penerjemahan dari fenomena elipsis subjek yang sering ditemukan dalam percakapan Bahasa Jepang. Data diambil dari novel yang berjudul Kimi no Suizou o Tabetai karya Sumino Yoru yang diterbitkan pada tahun 2015. Data berupa kalimat yang merupakan potongan percakapan antar tokoh yang ada dalam novel tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi teknik penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan fenomena elipsis subjek yang terjadi pada kalimat percakapan dalam Bahasa Jepang ke dalam Bahasa Indonesia. Pengambilan data dilakukan dengan membaca novel Kimi no Suizou o Tabetai dan mencatat kalimat percakapan yang mengalami elipsis subjek. Data yang telah terkumpul dibandingkan dengan kalimat percakapan dalam versi terjemahan Bahasa Indonesia. Analisis teknik penerjemahan dilakukan dengan menggunakan 18 teknik penerjemahan yang dikemukakan oleh Molina dan Albir (2002). Dari 30 data yang terkumpul, penelitian ini menemukan penggunaan 10 teknik penerjemahan dalam menerjemahkan elipsis subjek dalam kalimat percakapan. Teknik tersebut terdiri dari teknik penerjemahan amplifikasi linguistik dengan 13 data, amplifikasi dengan 4 data, penerjemahan harfiah atau literal dengan 3 data, transposisi dengan 3 data, peminjaman dengan 2 data, reduksi dengan 1 data, kompresi linguistik dengan 1 data, kalke dengan 1 data, kesepadanan lazim dengan 1 data, dan variasi dengan 1 data.
This research discusses the translation technique of the subject ellipsis phenomenon which is often found in Japanese conversation. The data is taken from a novel entitled Kimi no Suizou o Tabetai by Sumino Yoru published in 2015. The data used in this research is conversational sentences from the characters in the novel. The purpose of this study is to identify the translation techniques used by the translator in translating the subject ellipsis phenomenon occurring in Japanese conversation into Indonesian. The data were collected by reading the novel Kimi no Suizou o Tabetai and noting the conversational sentences with subject ellipsis. The collected data were compared with the translated Indonesian version of the conversational sentences. Translation techniques were analysed using 18 translation techniques proposed by Molina and Albir (2002). From the 30 data collected, this study found the use of 10 translation techniques in translating subject ellipsis in conversational sentences. The techniques consist of linguistic amplification with 13 data, amplification with 4 data, literal translation with 3 data, transposition with 3 data, borrowing with 2 data, reduction with 1 data, linguistic compression with 1 data, calque with 1 data, common equivalence with 1 data, and variation with 1 data.
Kata Kunci : Elipsis, Elipsis Subjek, Teknik Penerjemahan, Bahasa Jepang, Kalimat Percakapan