Laporkan Masalah

Muatan informasi rasio-rasio laporan arus kas pada perusahaan bertumbuh dan tidak bertumbuh

IQBAL, Syaiful, Dr. Suwardjono, MSc

2003 | Tesis | S2 Akuntansi

Tujuan penelitian ini adalah iintiik memberikan tambahan bukti empiris yang dapat menunjukkan bahwa laporan arus kas, yang ditetapkan SFAS No. 95 dan PSAK No. 2, memiliki muatan informasi dan muatan infonnasi tersebut berbeda antara dalam perusaliaan bertuinbuli dan dalain perusaliaan tidak bertumbuh. Bukti ini diharapkan dapat bennanfaat bagi pemakai laporan keiiangan, pendidik, dan peneliti-penelitiyang berkonsentrasi pada ilmu-ilinu akuntansi dan keuangan. Jumlali sampel sebanyak 92 perusahaan inanufaktiir dikeiompokkan inenjadi pemsahaan bertumbuh dan perusahaan tidak bertumbuh dengan menggunakan analisis faktor. Hipotesis dikembangkan dengan variabel CAR (Cummulalive Abnormal Reiiirn) sebagai variabel dependen dait rasio-rasio laporan keuangan sebagai variabel independen. Alal Cliow-test dan T-test (modifikasian) digunakan dalam pengujian hipotesis. Hasii penelitian menunjukkan bahwa tidak satupuii rasio-rasio laporan arus kas yang memiliki asosiasi signifikan dengan CAR. Artinya, rasio-rasio laporan arus kas tidak memiliki muatan informasi yang dapat ditangkap oleh pelaku pasar modal. Hal ini terjadi pada kedua kclompok sampcl.

The research objective is lo create additional empirical evidences shows that cash flow statement, stated in Sl''AS No. 95 and I^SAK No. 2, has information content and there is difference between grpwing company's and non-growing company's information content. This evidence can benefitfor financial statement end-users, educator, and researchers who concentrate in accounting and finance. The sample amount of92 manufacture companies grouped as growing company and non-growing company group using factor analysis. Hypothesis expanded using cumulative abnormal return (i 'AR) as dependent variable and financial statement ratios as independent variable. Chow-test and T-test (modified) u.sed to test hypothesis. The result shows there is no one cash flow .statement ratios .statistically .significant as.sociate with cumulative abnormal return (('AR). In other word, cash flow statement ratios have not information content captured by capital market. The result obtained from all .sample group.s.

Kata Kunci : Laporan Keuangan,Rasio Arus Kas,Muatan Informasi

  1. S2-PAS-2003-Syaiful_Iqbal-Abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2003-Syaiful_Iqbal-Bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2003-Syaiful_Iqbal-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-PAS-2003-Syaiful_Iqbal-Title.pdf