Executive Function Sebagai Moderator Hubungan Antara Kepribadian Extraversi, Interaksi Teman Sebaya, dan Penggunaan Internet Bermasalah dengan Kecenderungan Perundungan Siber
EMMA YUNIARRAHMAH, Dr. MG Adiyanti, M.S.;Dr. rer.pol.Bhina Patria, M.A.
2022 | Disertasi | DOKTOR ILMU PSIKOLOGIPenggunaan internet sudah menjadi kebutuhan bagi remaja di zaman digital ini. Banyak keuntungan yang didapat melalui penggunaan internet, namun juga menghadirkan berbagai risiko seperti perundungan siber yang berdampak bagi perkembangan psikologis remaja yang terlibat. Tujuan umum penelitian ini untuk menguji secara empirik apakah executive function mampu berperan sebagai moderator hubungan antara kepribadian extraversi, interaksi teman sebaya, dan penggunaan internet bermasalah dengan kecenderungan perundungan siber Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui teknik survey cross sectional study, dengan partisipan remaja SMA dan mahasiswa sebanyak 316 orang. Pengumpulan data menggunakan skala kecenderungan perundungan siber, skala interaksi teman sebaya, Problematic Internet Use Questionnaire ShortForm (PIUQ-SF-6), Executive Skills Questionnaire-Revised (ESQ-R), dan The IPIP-BFM-25. Analisis data menggunakan metode Partial Least SquaresStructural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasilnya adalah (1) executive function tidak memberikan efek moderasi pada hubungan antara kepribadian extraversi, interaksi teman sebaya, dan penggunaan internet bermasalah dengan kecenderungan perundungan siber; (2) executive function dan interaksi teman sebaya berkorelasi langsung dengan kecenderungan perundungan siber; (3) kepribadian extraversi dan penggunaan internet bermasalah tidak berkorelasi dengan kecenderungan perundungan siber. Selanjutnya berdasarkan temuan penelitian, disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk: (1) meneliti lebih lanjut tentang perundungan siber pada partisipan dengan berbagai tingkat/fase usia agar dapat mengetahui fase usia yang berisiko melakukan perundungan siber; (2) mempertimbangkan dengan cermat penggunaan alat ukur yang akan digunakan sesuai dengan tujuan dan variabel penelitian, baik dari segi dimensionalitas atau kemungkinan bias respon yang akan terjadi.
Internet has been a necessity for adolescent in this digital era. There are many advantages can be found in internet, yet it presents numerous risks, such as cyberbullying that affects the psychological development of involved adolescent. This research generally aims to empirically examine whether executive function is able to moderate correlation between extraversion personality, peer interaction, and problematic internet use with the tendency of cyberbullying. This research uses quantitative approach trough cross sectional study survey technique on 316 high school adolescents and university students as participants. The data is obtained using cyberbullying tendency scale, peer interaction scale, Problematic Internet Use Questionnaire Short-Form (PIUQ-SF-6), Executive Skills Questionnaire-Revised (ESQ-R), and the IPIP-BFM-25. Data is examined by Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). It shows that (1) executive function do not perform a moderation effect on the correlation between extraversion personality, peer interaction, and problematic internet use with the tendency of cyberbullying, (2) executive function and peer interaction are directly correlated with tendency of cyberbullying, (3) extraversion personality and problematic internet use are not correlated with tendency of cyberbullying. Thus, according to this research finding, the suggestions for future research are (1) examine more about cyberbullying on participants in various level or age to find which level of age has potential risk to cyberbully; (2) accurately consider measuring instrument that will be used according to research purpose and variable, either in terms of dimensionality or possibility of respond bias that will be occurring.
Kata Kunci : kecenderungan perundungan siber, executive function, kepribadian extraversi, interaksi teman sebaya, penggunaan internet bermasalah, remaja.