Penyelesaian Sengketa Mengenai Pembagian Prize Pool Antara Tim X Dengan Atlet E-Sport
NIXON WIRALDO DJURI, Dr. Taufiq El Rahman, S.H., M.Hum.
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian dalam penulisan hukum ini bertujuan untuk bagaimana penyelesaian sengketa yang diakibatkan oleh adanya suatu kewajiban yang tidak dipenuhi oleh salah satu pihak dalam perjanjian kerja pada ranah E-Sport. Mulai dari mengetahui penyebab tidak terpenuhinya kewajiban sesuai dengan perjanjian kerja antara tim X selaku pihak pemberi kerja dengan atlet E-Sport selaku pihak pekerja. Penelitian hukum ini juga bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pihak atlet E-Sport jika pihak tim tidak melakukan kewajibannya sesuai dengan perjanjian kerja yang telah disepakati oleh para pihak. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan cara melakukan studi kepustakaan yaitu dengan menganalisa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta melakukan studi lapangan dengan wawancara terhadap responden. Data dianalisis dengan metode kualitatif untuk memecahkan pokok permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Pertama, adanya tindakan yang tidak memenuhi kewajiban sebagaimana telah disepakati bersama oleh para pihak dalam perjanjian. Kewajiban yang tidak dipenuhi yaitu dengan melakukan pembayaran upah sesuai dengan waktu yang telah disepakati. Hal tersebut menandakan bahwa adanya suatu tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh pihak yang tidak memenuhi kewajibannya. Kedua, perlindungan hukum internal yang berasal dari kesepakatan para pihak dituangkan dalam isi perjanjian namun tidak secara tegas mengatur apabila terjadi tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh pihak tim dan bagaiaman hak dari pihak atlet yang mengalami kerugian tersebut, dan perlindungan hukum eksternal bersumber dari peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi pihak atlet E-Sport jika pihak tim melakukan tindakan wanprestasi.
Research in writing this law aims to how to resolve disputes caused by the existence of an obligation that is not fulfilled by one of the parties to the employment agreement in the realm of E-Sport. Starting from knowing the cause of non-fulfillment of obligations in accordance with the work agreement between team X as the employer and E-Sport athletes as the worker. This legal research also aims to find out the legal protection for E-Sport athletes if the team does not perform their obligations in accordance with the employment agreement that has been agreed upon by the parties. The type of research used is juridical-empirical by conducting literature studies, namely by analyzing primary, secondary, and tertiary legal materials, as well as conducting field studies with interviews with respondents. The data are analyzed by qualitative methods to solve the subject matter. Based on the results of the study, the following conclusions were obtained: First, the existence of actions that do not fulfill the obligations as mutually agreed upon by the parties to the agreement. Obligations that are not fulfilled are by making wage payments in accordance with the agreed time. This indicates that there is an act of default committed by a party who does not fulfill its obligations. Second, internal legal protection derived from the agreement of the parties is stated in the content of the agreement but does not expressly regulate if there is an act of default committed by the team and how the rights of the athlete who suffered the loss, and external legal protection comes from the laws and regulations that apply to the E-Sport athlete if the team commits an act of default.
Kata Kunci : Perjanjian Kerja, Perjanjian E-Sport, E-Sport Indonesia, Penyelesaian Sengketa, Perlindungan Hukum