Laporkan Masalah

Analisis Peran Inspektorat Dalam Mencegah Temuan Berulang Badan Pemeriksa Keuangan. Studi Kasus: Temuan Kekurangan Volume Pekerjaan Konstruksi Di Pemerintah Kabupaten Sleman

PUTUT BAYU PANUNTUN, Aviandi Okta Maulana, SE., M.Acc., Ak.,C.A., Ph.D.

2022 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Dalam pengelolaan pembangunan infrastruktur daerah masih sering ditemukan permasalahan seperti kekurangan volume atas pekerjaan konstruksi yang setiap tahunnya menjadi temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan. Pemerintah Kabupaten Sleman merupakan salah satu pemerintah daerah dengan temuan berulang pekerjaan konstruksi selama lima tahun berturut-turut pada 2016-2020 sehingga perlu ada peran Inspektorat sebagai sistem pengendalian internal untuk mencegah temuan tersebut terulang kembali. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penyebab permasalahan dan peran Inspektorat dalam mencegah temuan berulang pekerjaan konstruksi pada Pemerintah Kabupaten Sleman. Teori peran organisasi digunakan dalam penelitian ini untuk menjelaskan perilaku individu dalam organisasi yang kurang optimal dalam melaksanakan perannya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa temuan berulang pekerjaan konstruksi disebabkan oleh faktor internal dan eksternal Pemerintah Kabupaten Sleman terutama belum dilakukannya pengawasan oleh Inspektorat pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi karena auditor belum memiliki kompetensi di bidang konstruksi. Temuan lainnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada sistem pengendalian internal Pemerintah Kabupaten Sleman dengan adanya penerapan probity audit pada tahun 2022.

The management of regional infrastructure development is still bound with problems such as volume shortage on the construction work which became an annual audit finding by the Audit Board of the Republic of Indonesia. The Government of Sleman Regency is one of the local governments with repeated findings of construction work for five consecutive years from 2016-2020 and thus, it is necessary to improve the role of the Inspectorate as an internal control mechanism to prevent this type of finding from recurring. This study aims to explore the causes of the problems and the role of the Inspectorate in preventing repeated findings of construction work in the Government of Sleman Regency. The theory of organizational role is being used in this study to explain the behavior of individuals within organizations that are less optimal in carrying out their roles. This study uses case study method with a qualitative approach. Collecting data was carried out by using interviews and document review. The results of this study indicate that the repeated findings of construction work are caused by internal and external factors. The Government of Sleman Regency, in particular, has not carried out supervision by the Inspectorate on the implementation of construction work because the auditors do not yet have competency in the field of construction. Other findings show that there has been an improvement in the Government of Sleman Regency's internal control system with the implementation of a probity audit in 2022.

Kata Kunci : Temuan Berulang, Kekurangan Volume Pekerjaan Konstruksi, Peran Inspektorat

  1. S2-2022-470788-abstract.pdf  
  2. S2-2022-470788-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-470788-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-470788-title.pdf