Laporkan Masalah

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KONDISI PEREKONOMIAN TERHADAP TINGKAT KORUPSI DENGAN BUDAYA SEBAGAI VARIABEL MODERASI

M. ALIF NUR IRVAN, Dian Kartika Rahajeng, S.E., M.Sc., Ph.D

2022 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Abstrak Tujuan - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari Good Corporate Governance (GCG) pada sebuah negara, budaya nasional dan kondisi perekonomian suatu negara dengan tingkat korupsi yang terjadi pada suatu negara tersebut. Metode Penelitian ������¢���¯���¿���½���¯���¿���½ Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data yang diterbitkan oleh transparancy international, indeks budaya dari hosftade insight, dan GDP per kapita dari worldbank. Data yang diambil dalam penelitian ini dimulai dari tahun 2011 hingga tahun 2017. Temuan ������¢���¯���¿���½���¯���¿���½ Temuan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa GCG dan kondisi perekonomian masih menjadi faktor penting dalam mengurangi tingkat korupsi yang terjadi pada suatu negara. dengan dimasukkannya variabel budaya yang ada pada negara tersebut, efek GCG dan kondisi perekonomian pada korupsi menjadi tidak stabil pada berbagai tingkat signifikansi. Originalitas ������¢���¯���¿���½���¯���¿���½ Penelitian ini menjadikan budaya sebagai variabel moderasi variabel GCG dan kondisi perekonomian terhadap tingkat korupsi sebuah negara. Penelitian menggunakan teori institusi dan teori keagenan untuk meneliti antara GCG budaya serta korupsi dan teori segitiga kecurangan untuk meneliti hubungan antara kondisi perekonomian, budaya dan korupsi pada suatu negara. Kata Kunci : Good Corporate Governance, Budaya Nasional, Kondisi perekonomian, Korupsi

Abstract Objectives - The purpose of this study is to determine and analyze the influence of Good Corporate Governance (GCG) in a country, national culture and economic conditions of a country with the level of corruption that occurs in a country. Research Methods - This research uses quantitative methods by using secondary data. The data used in this study are data published by Transparency International, the Cultural Index from Hostade Insight, and GDP per capita from the World Bank. The data taken in this study started from 2011 to 2017. Findings - The findings of this study conclude that GCG and economic conditions are still important factors in reducing the level of corruption that occurs in a country. with the inclusion of cultural variabels present in the country, the effect of GCG and economic conditions on corruption becomes unstable at various levels of significance. Originality ������¢���¯���¿���½���¯���¿���½ This research uses culture as a moderating variabel for GCG variabels and economic conditions on the level of corruption in a country. The study uses institutional theory and agency theory to examine the relationship between cultural GCG and corruption and the fraud triangle theory to examine the relationship between economic conditions, culture and corruption in a country. Keywords: Good Corporate Governance, National Culture, Economic Condition, Corruption

Kata Kunci : Kata Kunci : Good Corporate Governance, Budaya Nasional, Kondisi perekonomian, Korupsi

  1. S2-2022-470773-Abstract.pdf  
  2. S2-2022-470773-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-470773-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-470773-title.pdf