Keabadian jiwa dalam filsafat Muhammad Iqbal
DJAMI'AN, Prof.Dr. Hj. Endang Daruni Asdi
2003 | Tesis | S2 Ilmu FilsafatKeabadian jiwa sejak dahulu kala sudah merupakan suatu topik pembahasan yang mendapat perhatian sangat luas dan medalam di antara para filosof dan agamawan. Persoalan keabadian jiwa berkait dengan konsepsi waktu dan ruang. Secara historis keabadian jiwa merupakan ciri dari sistim yang berorientasi kepada nilai idealisme dan kreativitas, bukan materialisme dan kemandekan. Fakta keabadian jiwa secara eksistensial dilandasi oleh hakikat jiwa manusia sebagai ego yang unik dan individual. Menurut Iqbal dalam diri manusia terdapat hasrat yang kuat untuk mencapai keabadan, suatu karier yang tak terbatas sebagai individu yang konkrit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami secara utuh konsep keabadian jiwa yang tertuang dari pemihran Muhammad Iqbal dan hasilnya diharapkan memberikan implikasi positif terhadap peningkatan keinsafan hidup rakyat dan bangsa Indonesai yang lebih tinggi dalam hubungannya dangan Tuhan dan alam semesta. Penelitian kepustakann ini dilakukan dengan mengumpulkan karya-karya Iqbal terutama yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, selanjutnya dilengkapi dengan karya orang tentang Iqbal dan tentang data yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Setelah terkumpul kemudian data itu dipilah- pilah dan ditelaah secara filosofis untuk selanjutnya disusun secara sistimatis dalam bentuk suatu alur pemikiran logis untuk mendapatkan suatu kesimpulan Hasil dari penelitian ini mengkristal pada suatu kesimpulan bahwa keabadian jiwa menurut Zqbal ialah kreativitas dalam kerangka kerohanian, mengatasi ruang dan waktu, hidup terarah kepada kesempmaan &lam intensitas yang terdalam dan sekaligus tertiaggi. Ha1 demikian itu dapat dicapai dengan menumbuhkambangkan segenap potensi diri yang baik melalui hidup secara vital d& intelektual, satunya hati dan pikiran dalam tindakan nyata yang profesional
In the early immortality has been a topic study which gets attention very extensively and deeply among philosopher and religious man. The problem of immortality relates to the conception of time and space. Historically immortality is an aspect of system which orientated to the idealism and creativities, and not materialism and stagnation. The fact that immortality existing bases on the essence of human’s soul as a unique and individual ego. According to Iqbal’s view, in the depth of human’s soul there is a desire for lasting dominion, an infinite career as a concrete individual. The purpose of this research is to understand Iqbal’s conception of immortality fully and to be hoped to give positive implication for awakening Indonesian people to achieve the higher consciousness of his manifold relations with God and the universe This library research is carried out by collecting data about Iqbal’s works, particularly which relate to the problem of research, and then to be completed by some fiews of Iqbal and relevant data with problem of research, and further to be distinguished of data and to be analysed in philosophically and then to be constucted systematically and logically for getting conclusion. The result of this research is that the immortality of Iqbal’s concept is a spiritual creativity, transcends to space and time, lives in the deepest and highest intense completely. To rearch that result it is done by an effort to grow all of right self potentials with vital and intellectual life, in uniting heart and thought in the real professional activity
Kata Kunci : Filsafat Iqbal,Keabadian Jiwa, immortal, soul, live, space and time