Laporkan Masalah

Studi kinerja pelayanan pendaftaran penduduk dalam kerangka sistem informasi manajemen kependudukan di Kota Semarang

MAESAROH, Prof.Dr. Moeljarto Tjokrowinoto

2003 | Tesis | S2 Administrasi Negara

Pendaftaran penduduk merupakan kegiatan : 1) untuk mendapatkan data kependudukan yang akurat, dengan elemen data yang sudah diprogram; 2) untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan ( Simduk dan Non Simduk ) dan 3) untuk penerimaan PAD. Pemberian pelayanan administrasi kependudukan dalam kerangka Simduk adalah fokus dalam penelitian ini. Untuk hal tersebut, maka pengkajian atas kinerja pelayanan menjadi hal yang sangat penting. Dengan meneliti dan melakukan penilaian tentang kinerja pela yanan akan dapat diketahui bagaimana tingkat kinerja pelayanan suatu organisasi dalam mencapai misinya. Penelitin ini bertujuan : 1) mendeskripsikan tingkat kinerja pelayanan pendaftaran penduduk dalam kerangka Sistem Informasi Manajemen Kependudukan ( SIMDUK ); 2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pelayanan pendaftaran penduduk dalam kerangka Simduk dan 3) untuk memberikan rekomendasi guna meningkatkan kinerja pelayanan pendaftaran penduduk dalam kerangka Simduk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan pendaftaran penduduk masih relatif rendah karena belum bisa memberikan kepuasan kepada masyarakat pengguna jasa. Hal ini ditunjukkan oleh pencapaian output dari : 1) Indikator kualitas pelayanan berada dalam kategori kurang optimal terutama berkaitan dengan waktu pelayanan., meskipun dari aspek kesederhanaan prosedur cukup baik/ tidak berbelit-belit; dari aspek kemudahan pemenuhan persyaratan dirasa cukup mudah oleh masyarakat, dari aspek keterbukaan informasi cukup terbuka dan dari aspek pembiayaan cukup murah.; 2) Indikator responsivitas dalam kategori rendah karena belum dapat memenuhi kebutuhan atau harapan masyarakat akan layanan yang mudah, murah, cepat dan berkualitas; 3) Indikator akuntabilitas dalam kategori kurang optimal karena masih lemahnya upaya penegakan hukum dan lemahnya dukungan aturan dimana dispenduk tidak punya kewenangan dalam melakukan monitoring sampai pada tingkat yang terbawah (pada pihak Kalurahan). Faktor-faktor yang mempengaruhi upaya peningkatan kinerja pelayanan pendaftaran penduduk adalah : 1) belum tepatnya waktu pelayanan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan; 2) belum memadainya kualitas aparat pelaksana pelayanan dari segi pendidikan dan ketrampilan karena sampai saat ini sudah 7 tahun pelaksanaan pendaftaran penduduk belum mempunyai programmer sehingga mengakibatkan ketergantungan yang tinggi pada pihak ketiga ( konsultan) baik mengenai program maupun dalam mengatasi permasalahan yang terjadi pada komputer ( software maupun hardware); 3) belum memadainya sarana dan prasarana yang diperlukan, terutama ‘ modem’ dan formulir/ blangko administrasi kependudukan. Langkah yang perlu segera diambil oleh Pemkot Semarang adalah : 1) perlunya law enforcement dari pihak legislatif, eksekutif maupun aparat pelaksana dengan meningkatkan sosialisasi pentingnya administrasi pendaftaran penduduk dan monitoring pelaksanaan pendaftaran penduduk; 2) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui diklat on the job training maupun komputer khususnya untuk menjadi programmer dan menspesifikkan perekrutan pegawai yang sesuai dengan kebutuhan dan latar belakang pendidikan.

Population registration actually have significant purposes such as identifying the number of population accurately, giving services of population administration and support to the formulation of population policy. In term of the government perspectives, the population registration could reflect government services to the public. Further, these performances could serve as indicators whether the government has implemented the mandates. The research aims at describing the level of population registration services in Semarang city, describing the factors which have influence on the performance of population registration and formulating the strategy to enhance the performance of population registration. Descriptive analysis have been used to analyze the survey results. In order to check the survey results, the research conducted an indepth interview to stakehokders of the distrct population, commission C local legislative borough,planning and program section such as legistative body, population offices, and client. The survey found that in terms of its quality, the population registration services is categorized as less optimal in timing, eventhough the mechanism of service, financial and procedure are quite appropriate. While from the respective of population resgistration services it could not meet the public interest. Judge from the perspective of accountability the population registration has not been supported by the another policy instrument. As such population registration could not be implemented quite well among the public. The most important factor which influences the performance of population registration was organization perspectives. The quality of human resource and facility support has become obstacles in emproving the quality of performance of population registration offices. To improve the quality of population regestration performance the law should be enforced in order to support the policy implementation. Update trainning especially in information technology should be given to the officers who have the responsibility in giving the services to the public.

Kata Kunci : Dinas Kependudukan,Kinerja Sistem Informasi Manajemen Kependudukan, Population Registration, Performance and Quality Organization


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.