Evaluasi Kondisi Rumah Sakit Umum Daerah Menggala Kabupaten Tulang Bawang Dalam Perspektif Green Hospital
BAGUS ANGGORO D, Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc, Ph.D; Dyah Permata Kurnia Dewi, S.T., M.Kes
2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar belakang: Penerapan rumah sakit ramah lingkungan di Indonesia saat ini telah berkembang menjadi pendekatan sisi baru dalam pengelolaan rumah sakit. Rumah sakit ramah lingkungan dalam perancangan pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaannya akan senantiasa menerapkan prinsip keberlanjutan dan praktik-praktik ramah lingkungan. Rumah Sakit Umum Daerah Menggala perlu mengetahui bagaimana kondisinya sekarang dari perpektif Green Hospital. Lalu mengambil kebijakan dan strategi yang tepat sehingga pengembangan rumah sakit sudah bisa memenuhi kriteria Green Hospital sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana kondisi Rumah Sakit Umum Daerah Menggala Kabupaten Tulang Bawang dalam perspektif Green Hospital. Metode: Penelitian ini merupakan evaluation research dengan menggunakan pendekatan kualitatif Hasil dan pembahasan: Dari 97 penilaian RSUD Menggala telah memenuhi 40 penilaian. Ini setara dengan 41%. Masih ada 57 penilaian atau 59% penilaian yang belum terpenuhi Ada 1 kriteria dan 1 sub kriteria yang mendapatkan nilai 100%, yaitu kriteria inovasi lain terkait green hospital dan sub kriteria perizinan dasar. Adapun kriteria yang paling sedikit terpenuhi adalah efisiensi air yang hanya mendapatkan nilai 10 %. Kesimpulan dan saran: RSUD Menggala telah memenuhi 40 penilaian atau setara dengan 41% dari seluruh penilaian. Ini artinya RSUD Menggala belum bisa dianggap sebagai Rumah Sakit Ramah Lingkungan. Faktor pendorong pelaksanaan Green Hospital adalah komitmen pimpinan dan dana. Sedangkan faktor penghambat adalah pemahaman yang kurang dan tidak adanya sanksi
Background: The application of environmentally friendly hospitals in Indonesia has now developed into a new side approach in hospital management. An environmentally friendly hospital in its design, construction, operation, and maintenance will always apply the principles of sustainability and environmentally friendly practices. The Menggala Regional General Hospital needs to know how it is now from the perspective of the Green Hospital. Then take the right policies and strategies so that hospital development can meet the Green Hospital criteria by applicable standards and regulations. Objective: The purpose of this study was to find out how the condition of the Menggala Regional General Hospital, Tulang Bawang Regency from the perspective of the Green Hospital. Method: This research is evaluation research using a qualitative approach Result and discussion: Of the 97 assessments, Menggala Hospital has met 40 assessments. This equates to 41%. There are still 57 assessments or 59% of assessments that have not been met. There are 1 criterion and 1 sub-criteria that get a score of 100%, namely other innovation criteria related to green hospitals and basic licensing sub-criteria. The criteria that are met at least are water efficiency which only gets a value of 10%. Conclusion and recommendation: Menggala Hospital has met 40 assessments, equivalent to 41%. This means that Menggala Hospital cannot be considered an Environmentally Friendly Hospital. The driving factor for the implementation of Green Hospital is the commitment of the leadership and funds. While the inhibiting factor is a lack of understanding and the absence of sanctions
Kata Kunci : Rumah Sakit Ramah Lingkungan, Green Hospital