Laporkan Masalah

Daerah Otonomi Baru: Kesiapan Provinsi Kepulauan Buton

MUH. ADZAM, Prof. Yeremias Torontuan Keban, S.U., MURP., Ph.D. ; Dr. soc.pol. Agus Heruanto Hadna, M.Si.

2022 | Tesis | MAGISTER KEPEMIMPINAN DAN INOVASI KEBIJAKAN

Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah yang memiliki wilayah yang luas serta terbagi antara wilayah daratan dan kepulauan memiliki permasalahan terkait aksesibilitas dan pemerataan pembangunan. Pemekaran wilayah kepulauan sebagai sebuah cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis derajat otonomi fiskal, analisis location qoutien, analisis shift share, dan analisis index williamson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat otonomi fiskal, sektor potensi untuk menunjang kemandirian fiskal wilayah pemekaran calon daerah otonomi baru (dob) provinsi kepulauan buton, serta penyebab fiskal wilayah dob provinsi kepulauan buton saat ini yang belum berkembang. Secara kemampuan keuangan, calon dob provinsi kepulauan buton masuk ke dalam kategori kurang, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk pemekaran wilayah kepulauan buton, mengingat tujuan dari adanya desentralisasi fiskal akan dapat menciptakan kemandirian daerah dan dapat mengurangi ketergantungan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat. Adapun strategi yang dapat digunakan untuk menunjang kemandirian fiskal calon dob provinsi kepualan buton adalah pengembangan sektor potensial, misalnya perikanan dan pertambangan. Kebijakan pemerintah yang tepat sasaran sangat penting untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya serta pemerataan infrastruktur penunjang ekonomi daerah.

The Southeast Sulawesi Province as one of the regions that has a large area and is divided between mainland and islands areas has problems related to accessibility and development equity. Expansion of regional islands is as a way to overcome these problems. This study uses analysis of the fiscal autonomous degree, location quotient analysis, shift share analysis and index williamson analysis. This study aims to determine the fiscal autonomous degree, potential sector to support fiscal independence in the expansion area of the candidate for the new autonomous region (dob) of the buton islands province, as well as the fiscal current causes of the dob area of the buton islands province which have not yet been developed. In terms of the financial capability, candidate for the dob of the buton islands province fall into the "less" category, but this does not rule out the possibility for expansion of the buton island region, considering that the goal of fiscal decentralization is to be able to create regional self-reliance and reduce the dependence of local governments on the central government. The strategy that can be used to support the fiscal independence of candidate for the DOB of the Buton Islands Province is the development of potential sectors, such as fisheries and mining. Government policies that are right on target are very important for optimizing resource management and equitable distribution of infrastructure supporting the regional economy.

Kata Kunci : pemekaran wilayah, potensi ekonomi, dob provinsi kepulauan buton

  1. S2-2022-470189-abstract.pdf  
  2. S2-2022-470189-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-470189-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-470189-title.pdf