Laporkan Masalah

Penciptaan Ruang Inklusif dalam Perusahaan Berbasis Kewirausahaan Sosial bagi Penyandang Disabilitas di Difa City Tour

YUNUS SEPTIAN PRADANA, Wahyu Kustiningsih M.A.

2022 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Kewirausahaan sosial merupakan salah satu konsep yang masif dibicarakan dalan beberapa dekade terakhir. Konsep ini semakin dianggap baik karena kehadirannya dapat memecahkan masalah sosial yang tidak bisa diselesaikan pemerintah. Namun, prioritas kewirausahaan sosial di Indonesia belum sesuai dengan target kewirausahaan sosial yang seharusnya. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kewirausahaan sosial menerapkan inklusi sosial dalam aktivitasnya dan tantangan yang dialami oleh kewirausaahaan sosial ketika menerapkan inklusi dalam aktivitasnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teori kewirausahaan sosial dan inklusi sosial sebagai alat analisis. Penelitian ini berlokasi di Kewirausahaan Sosial Difa City Tour. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Difa City Tour menerapkan beberapa strategi agar aktivitasnya dapat dilakukan dengan inklusif. Strategi inklusif diterapkan DCT dalam hal pemenuhan aksesibilitas difabel, pemenuhan hak pekerja disabilitas, dan meningkatkan partisipasi pekerja difabel. Di sisi lain muncul tantangan baru dari beberapa hal inklusif yang telah disebutkan yaitu segregasi dalam inklusi.

Social entrepreneurship is a concept that has been massively discussed in recent decades. This concept is increasingly considered good because its presence can solve social problems that the government cannot solve. However, the priority of social entrepreneurship in Indonesia is not in line with the social entrepreneurship target it should be. The purpose of this research was to find out how far social entrepreneurship implements social inclusion in its activities and the challenges experienced by social entrepreneurship when implementing inclusion in its activities. This study uses descriptive qualitative methods and the theory of social entrepreneurship and social inclusion as analytical tools. This research is located in Difa City Tour Social Entrepreneurship. Data collection is done through observation, interviews, and secondary data. The results of this study indicate that Difa City Tour applies several strategies so that its activities can be carried out inclusively. The inclusive strategy is implemented by DCT in terms of fulfilling disability accessibility, fulfilling the rights of disabled workers, and increasing the participation of disabled workers. On the other hand, new challenges arise from several inclusive matters that have been mentioned, namely segregation in inclusion.

Kata Kunci : Kewirausahaan sosial, inklusi sosial, segregasi sosial, pekerja difabel

  1. S1-2022-413267-abstract.pdf  
  2. S1-2022-413267-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-413267-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-413267-title.pdf