Laporkan Masalah

Pengaruh Penerapan E-Government terhadap Tingkat Korupsi dengan Akuntabilitas sebagai Variabel Pemediasi

NURUL CHALISA M, Mahfud Sholihin, Prof., Ph.D.,

2022 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Korupsi menggambarkan fenomena yang menjadi hambatan utama untuk pembangunan ekonomi dan kemakmuran negara. Hal tersebut juga dapat mengusik perdamaian dan stabilitas suatu negara yang akhirnya dapat menyebabkan penderitaan bagi seluruh masyarakat. Akibat dari dampak yang serius ini diperlukan tindakan untuk mencegah terjadinya korupsi. Salah satu cara yang dapat diterapkan yang sesuai dengan era teknologi saat ini adalah e-government. Namun, terdapat pendapat lain bahwa penggunaan teknologi hanya akan meningkatkan kemampuan para koruptor untuk dapat melakukan korupsi. Oleh sebab itu, dibutuhkan pengujian mengenai faktor lain seperti pemediasi yang memengaruhi e-government dan korupsi. Penelitian ini menggunakan akuntabilitas sebagai variabel pemediasi karena akuntabilitas dianggap cocok untuk kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data sekunder yang diperoleh dari indeks voice and accountability, EDGI, dan CPI. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa makin baik e-government dan akuntabilitas suatu negara secara signifikan dapat menurunkan korupsi suatu negara. Namun, penggunaan sistem e-government juga dapat memengaruhi kemungkinan terjadinya penurunan akuntabilitas. Lalu, pengujian variabel mediasi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung e-government terhadap korupsi, tetapi tidak terdapat pengaruh tidak langsung, yaitu akuntabilitas atau hanya terjadi partial mediating. Dengan demikian, tidak terdapat pengaruh mediasi oleh akuntabilitas pada variabel e-government terhadap variabel korupsi.

Corruption describes a phenomenon that is the main obstacle to the economic development and prosperity of the country. It also disturbs a country's peace and stability, which can cause suffering for the whole society. As a result of this severe impact, preventing corruption is needed. One way to avoid corruption following the current technological era is through e-government. However, there are other opinions that technology will increase the ability of corruptors to commit corruption. Therefore, examining other factors such as mediation that influences e-government and corruption is necessary. This research uses accountability as a mediating variable because accountability is considered suitable for both variables. This research uses a quantitative method and secondary data from the Voice and accountability, EDGI, and CPI indices. The results of this study reveal that better e-government and a country's accountability can significantly reduce government corruption. However, using e-government systems can also affect the possibility of decreased accountability. Then the mediation variable testing shows that there is a direct effect of e-government on corruption. But there is no indirect effect, namely accountability or its only partial mediating occurs, so there is no mediating effect by guilt on the e-government variable on corruption.

Kata Kunci : E-government, Korupsi, Akuntabilitas, Variabel Mediasi.

  1. S2-2022-470787-abstract.pdf  
  2. S2-2022-470787-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-470787-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-470787-title.pdf