Laporkan Masalah

Analisis Resiliensi Keuangan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta)

ARIF MUHANANTO, Vogy Gautama Buanaputra, S.E., M.Sc., Ph.D., AFHEA

2022 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Penelitian tentang bagaimana resiliensi keuangan pemerintah daerah pada saat pandemi Covid-19 masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resiliensi keuangan pemerintah daerah dalam menghadapi disrupsi keuangan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Interaksi antara dimensi lingkungan pemerintah daerah, kapasitas antisipatif, persepsi akan kerentanan keuangan daerah, dan kapasitas coping dianalisis dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi dan data primer yang diperoleh melalui mekanisme wawancara. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan pola resiliensi reactive adapters dalam menghadapi disrupsi keuangan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. Terdapat gap antara kapasitas antisipatif dengan dampak multidimensi yang dihasilkan oleh pandemi Covid-19. Rendahnya kemandirian keuangan daerah meningkatkan persepsi akan kerentanan keuangan daerah sehingga membatasi pembentukan kapasitas coping pada masa pandemi Covid-19. Pembentukan kapasitas coping dilakukan dengan penataan kembali anggaran melalui mekanisme refocusing dan realokasi anggaran untuk memperkuat kapasitas keuangan daerah jangka pendek. Implementasi teknologi informasi merupakan instrumen yang berperan penting dalam meningkatkan kapasitas adaptif selama masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman tentang bagaimana pemerintah daerah menghadapi disrupsi keuangan yang disebabkan pandemi Covid-19 sehingga dapat berguna bagi penyusun kebijakan keuangan daerah untuk memperkuat resiliensi keuangan daerah dalam mengantisipasi dan mengatasi disrupsi yang serupa di masa depan. Analisis penelitian ini berfokus pada data awal Pandemi Covid-19 di tahun 2020 dan perkembangannya di awal tahun 2021 sehingga belum mampu mengeksplorasi perkembangan masing-masing dimensi pada jangka panjang. Penelitian ini menyediakan pemahaman bagaimana respons pemerintah daerah dalam menghadapi disrupsi keuangan khususnya dalam menghadapi bencana pandemi Covid-19 dari sudut pandang aktor anggaran dan keuangan daerah.

Studies on how financial resilience of local governments during the Covid-19 pandemic is still extremely limited. This study aims to analyze the financial resilience of local governments in the face of financial disruption caused by the Covid-19 pandemic. This study uses a qualitative approach with a case study of Local Government of Yogyakarta Special Region. The interaction between local government environment, anticipatory capacity, perceptions of local financial vulnerability, and coping capacity were analyzed using secondary data that obtained through documentation and primary data that obtained through interview mechanisms. Local Government of Yogyakarta Special Region have demonstrated the characteristics of "reactive adapters" in financial resilience during disruption that caused by Covid-19 pandemic. There is a gap between anticipatory capacity and the multidimensional impact generated by Covid-19 pandemic. Limited regional financial independence increases the perception of regional financial vulnerability, thereby limiting the formation of coping capacities during Covid-19 pandemic. The formation of coping capacity is conducted by realigning the budget through refocusing and t reallocation mechanisms to strengthen short-term regional financial capacity. Implementation of information technologies play key role in increasing adaptive capacity during Covid-19 pandemic. This study offers insight on how local governments face financial disruption during Covid-19 pandemic that can be useful for public manager to strengthen their financial resilience to anticipate and respond to similar disruptions in the future. The analysis of this research focuses on the initial data of the Covid-19 pandemic in 2020 and its development in early 2021, so it has not been able to explore the development of each dimension in the long term. This research provides an understanding of how the local government responds in the face of financial disruption, especially in the face of the Covid-19 pandemic disaster from the perspective of regional budget and financial actors.

Kata Kunci : Pemerintah daerah di Indonesia, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, resiliensi keuangan pemerintah daerah, pandemi Covid-19