DAMPAK KEBIJAKAN KAWASAN BERIKAT TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN TERBUKA TAHUN 2017 S.D. 2021
FAHRUDIN, Prof. Tri Widodo, M.Ec.Dev., Ph.D. dan Gigih Fitrianto, S.E., M.Sc., Ph.D.
2022 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanKebijakan kawasan berikat merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan investasi dan mendukung industri yang berorientasi ekspor. Akan tetapi, hubungan antara kebijakan kawasan berikat dengan kinerja perusahaan terbuka masih menjadi perdebatan. Menggunakan data laporan keuangan perusahaan terbuka di Indonesia dari tahun 2017 s.d. 2021, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari kebijakan kawasan berikat terhadap kinerja perusahaan terbuka di Indonesia. Kinerja perusahaan tersebut dilihat dari faktor produktivitas total, produktifitas pekerja, dan tingkat pengembalian aset (return on asset). Hasil estimasi menggunakan metode difference-in-difference adalah kebijakan kawasan berikat berdampak positif terhadap kinerja perusahaan yang ditetapkan sebagai pelaku usaha kawasan berikat yang ditunjukkan pada variabel faktor produktivitas total (Total Factor Productivity/TFP). Sebaliknya, berdasarkan variabel ROA dan Labor Productivity kebijakan tersebut secara statistik tidak signifikan memberikan perbedaan.
The bonded zone policy is one of the government's steps to increase investment and support export-oriented industries. However, the relationship between bonded zone policies and the performance of public companies is still debatable. Using data on the financial statements of public companies in Indonesia from 2017�2021, this study aims to evaluate the impact of the bonded zone policy on the performance of public companies in Indonesia. The company's performance is based on the total factor productivity (TFP), labor productivity, and return on assets (ROA). Using difference-in-difference method the result states that the bonded zone policy has a positive impact on the performance of companies that are designated as bonded zone enterprise as shown in the total factor productivity (TFP) variable. Meanwhile, based on the ROA and Labor Productivity variables, the policy is not statistically significant giving a difference.
Kata Kunci : kawasan berikat, kinerja perusahaan, faktor produktivitas total, produktifitas pekerja, tingkat pengembalian aset, bonded zone, enterprise performance, total factor productivity, labor productivity, return on assets.