Laporkan Masalah

Luaran Maternal Pada Ibu Hamil Dengan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta Studi Kohort Retrospektif

KARTIKA W.U, dr. Irwan Taufiqur Rachman, Sp.OG (K)-KFM.; dr. R. Detty Siti Nurdiati, MPH, PhD, Sp.OG( K)-KFM

2022 | Tesis-Spesialis | OBSTETRI DAN GINEKOLOGI

Latar Belakang: Coronavirus merupakan penyakit yang muncul pada akhir tahun 2019 disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang kini telah ditetapkan sebagai pandemic oleh WHO sejak 11 Maret 2020. Indonesia melaporkan kasus pertama COVID-19 pada tanggal 2 Maret 2020 dan jumlahnya terus bertambah hingga sekarang. Sampai saat ini penelitian tentang infeksi SARS-CoV-2 pada kehamilan dan luaran maternalnya masih terbatas. Dikatakan ibu hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya morbiditas dan mortalitas dibandingkan pada populasi umum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan antara ibu hamil konfirmasi COVID-19 dengan luaran maternal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode: Desain penelitian ini adalah kohort retrospektif. Subjek penelitian adalah pasien hamil dengan konfirmasi COVID-19. Subjek penelitian diambil di RSUP Dr. Sardjito dan RS Akademik UGM sejak Maret 2020 sampai dengan Agustus 2021. Data penelitian dikumpulkan dari rekam medis dan dianalisis dengan menggunakan SPSS 23. Dilakukan analisis data univariat, bivariat dan multivariat untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Hasil: Dari 436 subjek penelitian didapatkan 340 sampel yang memenuhi kriteria untuk dilakukan analisis. Karakteristik subjek penelitian menunjukkan 58,24% pasien berusia >35 tahun dengan mayoritas usia kehamilan >=37 minggu sebanyak 79,41%. Terdapat hubungan yang signifikan (p<0.05) antara ibu hamil dengan COVID-19 simptomatik terhadap luaran persalinan prematur (RR 2,420, CI 95% 1,447-4.049), kebutuhan ICU (RR 53.895, CI 95% 3.337-870.458), lama rawat inap (RR 1.972, CI 95% 1,056-3,683) dan kematian maternal (RR 38.085, CI 95% 2,340-619,836) dibandingkan dengan ibu hamil COVID-19 asimptomatik. Tidak terdapat hubungan bermakna (p>0.05) antara ibu hamil COVID-19 dengan luaran metode persalinan. Usia, obesitas, hipertensi dan diabetus melitus tidak memiliki hubungan signifikan terhadap luaran maternal Kesimpulan: Kehamilan merupakan faktor risiko independent COVID-19 simptomatik yang tidak bergantung pada komorbiditas lain. Ibu hamil dengan COVID-19 simptomatik memberikan luaran maternal yang lebih buruk dibandingkan dengan ibu hamil COVID-19 asimptomatik. Metode persalinan diputuskan berdasarkan indikasi medis dan kebidanan.

Background: Coronavirus is a disease at the end of 2019 caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) which now was declared a pandemic by WHO on March 11, 2020. Indonesia reported the first case of COVID-19 on March 2, 2020 and the number still increase until now. The studies of SARS-CoV-2 infection on pregnancy and maternal outcomes are still uncertain since evidence regarding the disease is still ongoing. Moreover, the pregnant women have a higher risk of morbidity and mortality than the general population. Objective: This study aimed to determined the relationship among COVID-19 in pregnancy with maternal outcome at Yogyakarta Methods: This is a retrospective cohort study. The subjects were pregnant women who were diagnosed confirm COVID-19. The research subjects were taken at Dr. Sardjito Hospital and Akademik UGM Hospital from March 2020 to August 2021. The data were collected from medical records and analyzed using SPSS 23. Univariate, bivariate and multivariate data analyzes were performed to determine the effect between variables. Results: Among all 436 research subjects, obtained 340 sampels that met the criteria for analysis. The characteristics of subjects showed patients with aged >35 years (58.24%), and gestational age>=37 weeks (79.41%). There were correlated significantly between confirmed symptomatic COVID-19 in pregnant women with prematurity (RR 2,420, CI 95% 1,447-4.049), requiring ICU (RR 53.895, CI 95% 3.337-870.458), length of stay (RR 1.972, CI 95% 1,056-3,683), and maternal mortality maternal (RR 38.085, CI 95% 2,340-619,836) compared with asymptomatic COVID-19. There was no correlated significantly (p>0.05) between COVID-19 in pregnancy with mode of delivery. Age, obesity, hypertension and diabetes mellitus have no significant association with maternal outcomes Conclusion: Pregnancy as an independent risk factor for symptomatic COVID-19 that is likely independent of other comorbidities. Pregnant women who symptomatic COVID-19 increase the risk of worse maternal outcome compare with asymptomatic COVID-19. The mode of delivery decided based on medical and obstetric indication.

Kata Kunci : COVID-19, kehamilan, komorbid, luaran maternal, pregnancy, co-morbidities, maternal outcomes

  1. SPESIALIS-2022-420550-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2022-420550-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2022-420550-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2022-420550-title.pdf