Laporkan Masalah

Peran Patron Klien dalam Mengatasi Kerentanan Kelompok Pengolah Ikan pada Usaha Pengolahan Ikan Skala Kecil di Ngemplakrejo Pasuruan Jawa Timur

ADINDA DWI SAFIRA, Dr. Pande Made Kertanegara, M.Si.

2022 | Skripsi | S1 ANTROPOLOGI BUDAYA

Perikanan memiliki peran yang cukup vital bagi kehidupan manusia, terutama masyarakat pesisir. Kontribusinya dalam ketahanan pangan dan ekonomi telah berhasil mengurangi kerentanan ekonomi dan pangan. Di sisi lain, perikanan juga merupakan sektor yang rentan akan penurunan ketersediaan ikan akibat dari perubahan iklim dan eksploitasi berlebihan. Sebagai subsektor dari perikanan, usaha pengolahan ikan yang aktivitas produksinya bergantung dengan ketersediaan ikan juga sama rentannya. Alhasil, buruh pengolah ikan menjadi terdampak. Studi-studi sebelumnya banyak yang mengaitkan patron-klien sebagai respon untuk mengatasi risiko kerentanan masyarakat pesisir ketika kebijakan pemerintah tidak menjangkau mereka. Usaha pengolahan ikan kelompok kecil dan sistem patron-klien telah banyak dijumpai di kawasan pesisir Ngemplakrejo. Penelitian yang dilakukan pada usaha pengolahan ikan kelompok kecil di Ngemplakrejo, Pasuruan, Jawa Timur ini berusaha mengidentifikasi dan mendeskripsikan peran patron-klien sebagai strategi dalam mengatasi risiko kerentanan yang dialami kelompok pengolah ikan di sana. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode teknik pengambilan data mulai dari observasi partisipan, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Bencana alam dan ketidakpastian ketersediaan sumber daya ikan menjadikan aktivitas produksi pengolahan terhambat sehingga kelompok pengolah menjadi kehilangan sumber ekonominya. Kedekatan personal dan latar belakang kekerabatan menjadi faktor terjalinnya patron-klien dan pertukaran bantuan yang dilakukan. Dengan melihat risiko-risiko kerentanan yang dialami kelompok pengolah dan hubungan patron-klien yang dijalin kelompok pengolah dengan juragan mereka, hasilnya menunjukkan bahwa peran patron-klien dalam mengatasi kerentanan kelompok pengolah cenderung kecil. Pinjaman, pekerjaan lepas, pemberian hadiah yang diberikan patron (juragan) kepada buruh pengolah berfungsi untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka ketika permintaan produksi menurun karena tingkat ketersediaan ikan yang rendah, sehingga patron-klien di sini hanya dapat mengatasi risiko kerentanan dalam jangka pendek, sementara peran jangka panjangnya hanya terlihat pada beberapa kasus hubungan multistranded yang hanya sedikit ditemukan.

Fishery has a vital role to human society, especially coastal communities. Its contributions to financial and food security has succeeded reducing economic and food vulnerability of the community. On the other hand, fishery is also one of the few sectors that vulnerable to the decline of fish availability due to the effect of climate change and over-exploitation issues. As a sub-sector of the fishery, fish processing industry whose production activities also depend on the availability of the fish are equally vulnerable. As a result, fish processing workers are affected. Many previous studies have linked patron-clients as a response to overcoming the risk of vulnerability of coastal communities when the government and other legal institutions is dysfunctional. Small group fish processing industries and the patron-client system have been found in the coastal area of Ngemplakrejo, Pasuruan, East Java. Research conducted in small group fish processing industries in Ngemplakrejo seeks to identify and describes the role of the patron-client as a strategy in overcoming the risk of vulnerability of the fish processing workers. This research is a qualitative research conducted with a participant observation method, interviews, literature studies, and documentation. Natural disasters and uncertainty over the availability of fish resources have hampered production activities, as a result the workers have lost their economic resources. Personal relationship and kinship background are factors in establishing the patron-client relation and the dyadic exchange. By looking at the vulnerability risks experienced by the workers and the patron-client relationship that the workers has with their employer, the results show that the role of the patron-client in overcoming the vulnerability of the workers tends to be low. Loans, job opportunity, and gifts given by patrons (juragan) to workers serve to fulfill their subsistence needs when demand for production declines due to low levels of fish availability, so that patron-client relationship in this case can only overcome the risk of vulnerability in the short term, while the long term role only found in some cases with multistranded relationships which are rare.

Kata Kunci : pengolahan ikan, patron-klien, kerentanan, livelihoods, perikanan skala kecil

  1. S1-2022-428325-abstract.pdf  
  2. S1-2022-428325-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-428325-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-428325-title.pdf