Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2018
NARLITA SARAS U, Ir. Prijono Nugroho Djojomartono, MSP., Ph.D., IPM
2022 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESIKecamatan Grogol merupakan kecamatan yang termasuk dalam administrasi Kabupaten Sukoharjo dan memiliki luas wilayah 3.165 Ha. Wilayah ini memiliki lokasi yang strategis karena berbatasan langsung dengan Kota Surakarta dan dijadikan sebagai pusat perekonomian, yang mengakibatkan adanya perubahan penggunaan lahan secara signifikan. Penggunaan lahan di setiap kecamatan telah diatur dalam Rencana Detail Tata Ruang atau yang biasa disingkat sebagai RDTR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya perubahan lahan yang terjadi di Kecamatan Grogol pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2018 serta kesesuaian penggunaan lahan terhadap RDTR Kecamatan Grogol tahun 2012 sampai dengan tahun 2032. Penelitian ini menggunakan data informasi geospasial penggunaan lahan tahun 2011, penggunaan lahan tahun 2018 serta data informasi geospasial RDTR Kecamatan Grogol yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sukoharjo. Pengolahan data dilakukan dengan proses analisis spasial yaitu overlay, antara penggunaan lahan tahun 2011 dan penggunaan lahan 2018, serta overlay penggunaan lahan tahun 2018 dan kesesuaiannya terhadap RDTR Kecamatan Grogol. Hasil overlay kemudian dilakukan analisis perubahan penggunaan lahan maupun kesesuaiannya dengan RDTR, dengan cara membedakan penggunaan lahan yang menghasilkan klasifikasi sejenis. Apabila penggunaan lahan mempunyai klasifikasi yang sejenis, maka luasan tidak mengalami perubahan penggunaan lahan (pada analisis perubahan penggunaan lahan) dan sesuai (dalam analisis kesesuaian terhadap RDTR), begitupun sebaliknya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kecamatan Grogol dari tahun 2011 hingga tahun 2018 mengalami perubahan penggunaan sebesar 8,58% atau 271,426 Ha dari keseluruhan wilayah. Adapun lahan yang mengalami perubahan terbesar adalah kawasan pertanian menjadi lahan industri sebesar 149,38 ha. Klasifikasi kesesuaian penggunaan lahan terhadap RDTR memiliki tingkat kesesuaian sebesar 74,2%, 24.4% belum sesuai dan 1,4% tidak sesuai.
Grogol District is an area located in Sukoharjo Regency and has an area of 3.165 hectares. Grogol District has a strategic location because it is directly adjacent to the municipality of Surakarta and is used as an economic center, which results in significant land use changes. Land use in each sub-district has been regulated in the Detailed Spatial Plan. This study aims to determine the magnitude of land changes that occurred in Grogol District from 2011 to 2018 and the suitability of land use to the RDTR of Grogol District from 2012 to 2032. This study uses data on geospatial information on land use in 2011 and in 2018 in Grogol sub-district, which were obtained from the Sukoharjo Regency General Planning and Spatial Planning Service. In addition, geospatial information data for the Detailed Spatial Plan of Grogol District was used, which was obtained from the DPUPR of Sukoharjo Regency. Data processing is carried out with a spatial analysis process with overlay techniques, between land use in 2011 and land use in 2018, as well as overlaying land use in 2018 and its suitability to the Detailed Spatial Plan of Grogol District. The results of the overlay are then analyzed for land use changes and their suitability with the RDTR, by differentiating land uses that result in similar classifications. If the land use has a similar classification, then the area does not experience land use changes (in the land use change analysis) and is appropriate (in the suitability analysis for RDTR), and vice versa. The results of this study indicate that Grogol District from 2011 to 2018 experienced a change in use of 8.58% or 271.426 Ha of the entire area. The land that experienced the biggest change was from agricultural area to industrial land, amounting to 149.38 ha. The classification of land use suitability to the RDTR has a suitability level of 74.2%, 24.4% is not appropriate and 1.4% is not suitable.
Kata Kunci : Perubahan Penggunaan Lahan, Kecamatan Grogol, Kesesuaian, Rencana Detil Tata Ruang/ Land Use Change, Grogol District, Suitability, Detailed Spatial Planning