Laporkan Masalah

Penataan Kawasan Kranggan Kota Yogyakarta dengan Pendekatan Konsep Livable Street

DWITA YOANIDA Y, Ir. Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM.

2022 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kawasan Kranggan merupakan salah satu kawasan dengan peran sebagai kawasan perdagangan yang telah dikenal sejak zaman Kolonial Belanda. Kawasan ini juga dikembangkan sebagai kawasan dengan fungsi perdagangan dan jasa oleh pemerintah Kota Yogyakarta. Dalam perkembangannya saat ini, ditemukan berbagai permasalahan yang berpengaruh terhadap kualitas lingkungan dan menurunkan nilai perekonomian karena aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat tidak berjalan dengan seimbang. Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut diperlukan adanya penataan ruang koridor untuk meningkatkan kualitas ruang jalan, serta mengendalikan dan mengembangkan kawasan sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan penggunanya. Perencanaan dengan pendekatan konsep livable street disesuaikan dengan kondisi Kawasan Kranggan agar dapat menjadikan ruang koridor sebagai pusat tarikan kegiatan Kawasan Kranggan sehingga tercipta suasana kawasan yang seimbang antara manusia dan lingkungannya. Analisis pada eksisting Kawasan Kranggan menggunakan metode gap analysis, yaitu dengan membandingkan kondisi ideal yang ingin dicapai dengan kondisi riil di lapangan. Kondisi ideal tersebut diperoleh melalui kegiatan elaborasi teori terkait penataan ruang, rancang kota, koridor jalan, serta livable street yang kemudian dikaitkan lagi dengan preseden sebagai bentuk best practice dari konsep ideal. Hasil analisis tersebut dijadikan sebagai landasan dalam pengembangan dua alternatif rencana. Salah satu dari alternatif rencana dipilih menggunakan metode performance matrix. Hasil akhir dalam kegiatan perencanaan ini ialah berupa masterplan serta visualisasi rencana detil kawasan secara 3D.

Kranggan is one of the areas in Yogyakarta that has been known as a commercial area since the Dutch Colonial era. This area is also developed by the city government as a commercial area of Yogyakarta. However, Kranggan Area faces various problem on its current development. These problems have an impact on the environment and economic values of Kranggan area. Therefore, Spatial corridors planning with a livable streets approach is needed to improve the streets quality, to control and develop the Kranggan area according to user's activities and needs. The analysis of existing conditions in Kranggan are using a gap analysis method, by comparing the ideal conditions with the real conditions in Kranggan. These ideal conditions were obtained through the elaboration of theories related to spatial planning, urban design, corridors, and livable streets, and precedents as a best practice from the ideal concept. The gap that is found in the analysis process is used as the basis for the development of two alternative plans. One of the alternative plans is selected using the performance matrix method. The result in this planning activity consists of a masterplan and 3D visualization of the detailed plans.

Kata Kunci : Kranggan, Koridor Komersial, Livable Street

  1. S1-2022-410110-abstract.pdf  
  2. S1-2022-410110-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-410110-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-410110-title.pdf