Laporkan Masalah

Kajian alokasi air pada sistem jaringan irigasi Waduk Wadaslintang dan Sempor

HASAN, Ahmad Malik, Prof.Dr.Ir. Bambang Triatmodjo, DEA

2003 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Pengelolaan sumberdaya air yang efisien dan efektif sudah dirasa sangat perlu dilakukan, mengingat kebutuhan akan air semakin meningkat dari hari ke hari, sedang ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan tersebut semakin berkurang. Dalam pengelolaan sumberdaya air yang efisien dan efektif perlu penyajian informasi/data keseimbangan air yang handal dan sistem alokasi serta distribusi air yang tepat waktu. Perhitungan alokasi air yang mengacu pada daerah pelayanan yang dilayani sistem jaringan irigasi Waduk Sempor dan Waduk Wadaslintang menggunakan software Lindo, yaitu program yang menggunakan dasar perhitungan dengan persamaan linier. Data kebutuhan air dan ketersediaan air setiap daerah pelayanan diambil pada tahun 1997 berdasarkan penelitian Keseimbangan Air di Pulau Jawa. Hasil simulasi perhitungan alokasi air dalam penelitian ini yang menggunakan sofware Lindo didapatkan daerah layanan Waduk Sempor dan Waduk Wadaslintang masih banyak mengalami defisit air sedang hasil yang diperoleh dari studi terdahulu yang menggunakan software ARSP pada penelitian Keseimbangan Air di Pulau Jawa didapat bahwa Waduk Wadaslintang masih mampu mencukupi kekurangan air tiap DP yang dilayani oleh waduk tersebut sedangkan Waduk Sempor sudah tidak mampu lagi untuk mencukupi kekurangan air tiap DP yang dilayaninya. Perbedaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan dasar perhitungan antara software Lindo yang menggunakan dasar perhitungan dengan memakai persamaan linier dan software ARSP yang menggunakan dasar perhitungan dengan memakai persamaan non linier. Adanya penyederhanaan formulasi pada penelitian ini juga menyebabkan perbedaan hasil penelitian ini dengan hasil penelitian Studi Keseimbangan Air di Pulau Jawa yang menggunakan sofware ARSP.

Due to increasing water demand and the fact that water supply has been decreasing; an effective and efficient water resource management is required. In the meantime, an effective and efficient water resource management requires reliable water balance information/data, allocation system as well as punctual distribution. The calculation of water allocation referring to the area serviced by the irrigation network system of Waduk Sempor and Wadaslintang uses the Lindo Software Program, a software program with linear equation as the calculation basis. Data of water demand and supply of each area was taken in 1997, which was based on The Study of Water Balance in Java Island. Using Lindo Software, the calculation results of water allocation in this research show that most of the area being served by Waduk Sempor and Wadaslintang still suffers from water deficits. Meanwhile, using the previous software (the ARSP Software) in The Study of Water Balance in Java Island, it was found that Waduk Wadaslintang was capable to supply water for each served DP but Waduk Sempor was not. The difference occurs because Lindo software uses linear equation as the calculation basis, where as the ARSP software uses the non-linear equation. Simplified formulation in this research also causes different results in compare to The Study of Water Balance in Java Island, which uses the ARSP Software.

Kata Kunci : Sumberdaya Air, Jaringan Irigasi, Waduk


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.