Efisiensi Alokatif pada Usaha Tani Tembakau di Kabupaten Temanggung
APRILIA INDRIYANTI, Anung Pranyoto, S.P., M.P; Sugiyarto, S.P., M.Sc
2022 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNISProduksi tembakau di Kabupaten Temanggung masih mengalami fluktuasi hingga saat ini. Hal tersebut disebabkan salah satunya karena penggunaan faktor-faktor produksi yang belum dan atau tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat produksi, produktivitas, dan pendapatan usaha tani tembakau; (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha tani tembakau; (3) mengetahui efisiensi alokatif penggunaan faktor-faktor produksi usaha tani tembakau di Kabupaten Temanggung. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode deskriptif analitis dan analisis statistik dengan 60 sampel yang didapatkan secara proportional stratified random sampling. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tembakau dianalisis dengan menggunakan model regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Efisiensi alokatif faktor-faktor produksi dianalisis dengan nilai indeks efisiensi alokatif (k). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rerata produksi tembakau di Kabupaten Temanggung adalah 586,55 kg/usaha tani dengan produktivitas 1.276,34 kg/ha. Rerata pendapatan usaha tani tembakau di Kabupaten Temanggung yaitu sebesar Rp 7.842.291,96/usaha tani atau sebesar Rp 16.865.144,01/ha; (2) luas lahan, bibit tembakau, pupuk kandang, pupuk nitrogen, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan dan positif terhadap produksi usaha tani tembakau di Kabupaten Temanggung; (3) alokasi faktor produksi luas lahan, bibit tembakau, pupuk nitrogen, dan tenaga kerja belum efisien, sedangkan penggunaan pupuk kandang tidak efisien.
Tobacco production in Temanggung Regency has always been fluctuating till today. One of the reasons is there exists inefficient input allocation onto production. This study investigated: (1) the production, productivity, and income of tobacco farming; (2) the determinants of the tobacco production; (3) inputs allocative efficiency of tobacco farming in Temanggung Regency. The methods used in this research were descriptive and statistical analysis. Analysis covers 60 tobacco farmers as sample that were generated through proportional stratified random sampling. Production determinants were captured by using multiple linear regression models, Ordinary Least Square (OLS). Inputs allocative efficiency was analyzed by calculating an index value of allocative efficiency (k). The results show that: (1). The production of tobacco is 586,55 kg/farm in forms of dried tobacco with the productivity 1.276,34 kg/ha and the income generated Rp 7.842.291,96/farm or Rp 16.865.144,01/ha; (2) inputs which are positively affecting tobacco production were land, seeds, nitrogen fertilizer, organic fertilizer, and labor. (3) Land, seeds, nitrogen fertilizer, and labor were inefficient. On the other side, organic fertilizer was not efficient.
Kata Kunci : usaha tani tembakau, faktor produksi, efisiensi alokatif