Pengaruh Suplementasi Tepung Alfalfa Tropik (Medicago sativa. cv Kacang Ratu BW) pada Ransum terhadap Kinerja Produksi Ayam Petelur Fase Layer
PUSPITA CAHYA P, Dr. Ir. Heru Sasongko, M.P ; Ir. Bambang Suwignyo, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2022 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung Alfalfa tropik (Medicago sativa. cv Kacang Ratu BW) pada ransum terhadap kinerja produksi ayam petelur fase layer. Penelitian ini menggunakan 72 ekor ayam petelur strain Hy Line brown umur 57 minggu. Ayam petelur diletakkan pada kandang baterai secara acak dalam tiga perlakuan. Setiap perlakuan terdapat enam replikasi yang terdiri dari empat ekor ayam. Perlakuan 1 (P0) penggunaan pakan basal tanpa penambahan Alfalfa tropik, Perlakuan 2 (P1) penggunaan 97% pakan basal dengan penambahan 3% Alfalfa tropik, Perlakuan 3 (P2) penggunaan 95% pakan basal dengan penambahan 5% Alfalfa tropik. Pemeliharaan dilakukan dalam tiga periode dengan setiap periode selama 28 hari. Data yang akan diamati yaitu konsumsi pakan, konversi pakan, berat telur dan produksi telur harian. Data yang diperoleh dianalisis variansi (ANOVA) menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial berbasis nilai P kurang dari 5% berdasarkan aplikasi Statistical Product for Service Solution. Data dengan perbedaan yang nyata diuji lanjut menggunakan Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan suplementasi Alfalfa tropik dalam ransum ayam petelur tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, produksi telur, berat telur, dan konversi pakan ayam petelur. Tidak terdapat interaksi antara perlakuan dengan periode pemeliharaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Alfalfa tropik dapat digunakan sebagai suplemen pakan namun tidak efektif dalam meningkatkan kinerja produksi ayam petelur.
The research was conducted to determine the effect of tropical Alfalfa (Medicago sativa. cv Kacang Ratu BW) supplementation on diet for production performance of layer-phase laying hens. This research used 72 Hy Line brown strain on 57 weeks. The hens placed in battery cages randomly into three treatments. Each treatment had six replications and every replication consisted of four hens. The treatments used 100% basal diet for control (P0), 97% basal diet + 3% tropical Alfalfa (P1), 95% basal diet + 5% tropical Alfalfa (P2). The variables observed were production performance which included feed consumption, egg production, egg weight, and feed conversion ratio. Data analyzed by factorial classification of variance analysis (ANOVA) between Alfalfa and period continued by testing significant means using Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The results showed that tropical Alfalfa supplementation in diet had no significant effect (P>0.05) on feed consumption, egg production, egg weight, and feed conversion ratio. There was no interaction between treatment and period. It could be conclude that tropical Alfalfa could be used as a feed supplement but is not effective in increasing the production performance of laying hens.
Kata Kunci : Alfalfa, Ayam Petelur, Kinerja Produksi