Ekonomi Politik Investasi Hijau Jepang di Indonesia Berdasarkan "Strategi Pertumbuhan Hijau Jepang 2050"
SEKAR LAKSMICITA C, Dra. Siti Daulah Khoiriati, MA.
2022 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi apa yang berpengaruh pada pertimbangan politik Jepang untuk merencanakan investasi hijau di Indonesia yang dapat dilihat melalui proses bagaimana Jepang menemukan identitasnya sebagai negara berkekuatan ekonomi besar di Asia yang menjunjung tinggi environmentalisme. Teori yang digunakan adalah Great Power Responsibility dan Konsep Kepentingan Ekonomi Politik untuk menguraikan bagaimana struktur sosial dan norma yang dianut oleh Jepang dapat menimbulkan rasa tanggung jawabnya sekaligus membentuk kepentingannya yang tertuang dalam implementasi investasi hijau di Indonesia. Konsep investasi hijau sendiri juga akan digunakan untuk membantu mengelaborasikan peta jalan Strategi Pertumbuhan Hijau Jepang 2050 yang memuat rencana Jepang kedepannya. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah kualitatif dengan menjadikan studi pustaka sebagai cara utama dalam mencari data yang relevan.
This research objective is to analyze what motivations influence Japan's political considerations to plan green investment in Indonesia which can be seen through the process of how Japan found its identity as a large economic power country in Asia that upholds environmentalism. The theory used is Great Power Responsibility and the Concept of Political Economy Interest to describe how the social structure and norms adopted by Japan can create a sense of responsibility, as well as shape the interests structured in the implementation of green investment in Indonesia. The green investment concept itself will also be used to help elaborate the Japan Green Growth Strategy 2050 roadmap which contains Japan's future plans. This qualitative research is using literature study as the main main source of data.
Kata Kunci : investasi hijau, kebijakan energi, Jepang, green economy, great power responsibility, pertumbuhan hijau, Indonesia