Analisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Volatilitas Nilai Tukar Mata Uang Di Negara Berkembang : Kasus Studi Di Indonesia Dan Filipina
FREDERICK E S, Diny Ghuzini, S.E., M.Sc., Ph.D.
2022 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIStudi ini bertujuan untuk mempelajari dampak dari pandemi COVID-19 dengan variabel jumlah kasus positif dan jumlah kematian akibat COVID-19 yang juga dianggap sebagai bad news terhadap volatilitas nilai tukar mata uang di negara berkembang seperti Indonesia dan Filipina terhadap nilai tukar mata uang negara maju yang dianggap sebagai aset safe haven. Penelitian ini menggunakan data sebelum pandemic COVID-19 pada periode 1 Maret 2018 sampai dengan 2 Maret 2020 dan data pandemic COVID-19 pada periode 3 Maret 2020 - 3 Maret 2022. Ditemukan bahwa COVID-19 sebagai bad news secara signifikan meningkatkan volatilitas pada nilai tukar IDR/USD namun kurang signifikan pada IDR/JPY, PHP/USD, dan PHP/JPY. Hal tersebut disebabkan oleh perekonomian dan kebijakan yang lebih resilient oleh Filipina
Studi ini bertujuan untuk mempelajari dampak dari pandemi COVID-19 dengan variabel jumlah kasus positif dan jumlah kematian akibat COVID-19 yang juga dianggap sebagai bad news terhadap volatilitas nilai tukar mata uang di negara berkembang seperti Indonesia dan Filipina terhadap nilai tukar mata uang negara maju yang dianggap sebagai aset safe haven. Penelitian ini menggunakan data sebelum pandemic COVID-19 pada periode 1 Maret 2018 sampai dengan 2 Maret 2020 dan data pandemic COVID-19 pada periode 3 Maret 2020 - 3 Maret 2022. Ditemukan bahwa COVID-19 sebagai bad news secara signifikan meningkatkan volatilitas pada nilai tukar IDR/USD namun kurang signifikan pada IDR/JPY, PHP/USD, dan PHP/JPY. Hal tersebut disebabkan oleh perekonomian dan kebijakan yang lebih resilient oleh Filipina
Kata Kunci : Nilai Tukar, Bad News, Aset Investasi Aman, COVID-19